Etnis Tionghoa Suka Masakan Jawa

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Menu tradisional terutama dari daerah tertentu jadi andalan bagi beberapa restaurant. Waroeng Pati salah satunya. Menyajikan makanan khas daerah Jawa Tengah, tepatnya dari kota Pati, dengan makanan khas seperti Nasi Gandul.

Waroeng Pati hadir sejak 2018 ini merupakan bagian dari Deka Hotel. Pengunjungnya tidak hanya yang menginap di hotel saja, tetapi juga untuk umum, terlebih saat akhir pekan.

Budi Setiawan selaku General Manager Deka Hotel mengatakan, karena lokasinya di area Surabaya Barat, banyak pengunjung Waroeng Pati adalah orang-orang Cina. "Ya kira-kira 75% orang Tionghoa yang makan di sini. Mereka biasanya rombongan atau family," katanya.

Budi juga menjelaskan, meskipun kebanyakan yang makan disana adalah orang Tionghoa, ternyata mereka juga menyukai masakan Jawa. Favorite di waroeng pati ini nasi gandul juga ayam adipati. Nasi gandul adalah nasi putih yang diberi lauk empal atau daging sapi bumbu bacem, lalu diguyur dengan kuah dan memiliki rasa gurih.

Selain menu favorit, makanan tradisional lain juga tersedia di waroeng pati tersebut. Seperti urap-urap, gado-gado, tahu petis, dadar jagung, nasi bebek dan lainnya.

Lebih lanjut ia mengatakan mengapa lebih menonjolkan makanan tradisional Jawa, karena kebanyakan di restaurant-restaurant lain, terlebih yang ada di hotel sudah biasa dengan menu yang itu-itu saja. "Kita ingin menampilkan masakan Indonesia, khususnya dari Jawa Tengah, dan ternyata sejauh ini pengunjungnya banyak, bahkan orang Tionghoa pun menyukai masakan Jawa," tutupnya.indra