•   Rabu, 8 April 2020
Surabaya

DWP Dinas Pendidikan Jatim: Wanita Harus Percaya Diri dan Mandiri

( words)
Acara yang digelar DWP Dinas Pendidikan Jatim, Selasa (30/04/2019) di Mercure Grand Mirama Surabaya.


SURABAYAPAGI, Surabaya- Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Jawa Timur menggelar acara seminar Dharma Wanita Menyambut Peringatan Hari Kartini. Keberadaan kaum perempuan tidak dapat lagi dipandang sebelah mata. Demikian juga mereka yang tergabung dalam naungan DWP.

“Kegiatan ini dilaksanakan untuk mewujudkan program kerja pengurus Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jawa Timur agar menambah wawasan dan keterampilan di lingkungan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Dan harapan saya, semua wanita, terutama para anggota, guru dan pengajar tidak hanya tampil cantik tetapi juga pandai mengikuti perkembangan jaman dan anak didik juga kreatif dan mandiri di era millennial,” terang Ketua Dharma Wanita Persatuan Dinas Pendidikan Atik Saiful Rachman, Selasa (30/04/2019) di Mercure Grand Mirama Surabaya.
Acara kali ini juga dimeriahkan oleh Soraya Jasmin Haque sebagai narasumber, pengurus dan anggota DWP sebanyak 600 orang, siswa berprestasi, guru dan para tamu undangan dari seluruh Jawa Timur.
“Benar menurut saya, belum tentu benar menurut anda, karena benar itu relatif dalam sebuah komunikasi. Diperlukan bahasa yang baik, ada 709 macam bahasa percakapan di Indonesia. Itu sebabnya wanita harus punya kemandirian serta komunikasi yang baik, faktor yang menentukan kesuksesan seseorang adalah Kejujuran, disiplin keras, mudah bergaul, dukungan pendamping, kerja keras. Di era Millennial ini masih banyak para orang tua yang buta teknologi, dan anak-anak yang belum bisa mandiri di dunia pendidikan,” tegas Soraya Haque sebagai nara sumber.
Soraya menambahkan, ke depanya, para orang tua diharapkan untuk lebih terampil dan update informasi dalam mendidik anak generasi bangsa sesuai dengan perkembangan jaman. “Dengan bekal keterampilan para siswi diharapkan bisa mandiri, percaya diri dengan prestasi dan komunikasi antar orang tua dan anak serta tenaga pendidik bisa lebih berkualitas karena pendidikan berperan penting dalam perkembangan para generasi bangsa,”pungkas Soraya.nui

Berita Populer