Dwi Satriyo Gantikan Rahmad Pribadi sebagai Dirut Petrokimia Gresik

Dwi Satriyo Annurogo. SP/PG

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Direksi dan Komisaris Petrokimia Gresik di Jakarta pada hari Selasa, 25 Agustus 2020, telah diputuskan formasi Direksi Petrokimia Gresik (PG) dari lima menjadi tiga.

Sekretaris Perusahaan PG Yusuf Wibisono menyatakan bahwa perampingan formasi ini merupakan salah satu upaya Kementerian BUMN melalui holding Pupuk Indonesia dalam rangka efisiensi untuk memperkuat struktur perusahaan BUMN, terutama dalam menghadapi persaingan global, serta sentralisasi kebijakan strategis melalui induk holding.

Dengan demikian, hasil RUPS LB memberhentikan dengan hormat jajaran Direksi & Komisaris Petrokimia Gresik sebagai berikut:

Rahmad Pribadi (Direktur Utama), I Ketut Rusnaya (Direktur Produksi), Arif Fauzan (Direktur Teknik & Pengembangan), Dwi Ary Purnomo (Direktur Keuangan, SDM & Umum), Digna Jatiningsih (Direktur Pemasaran).

Selanjutnya M. Djohan Safri (Komisaris Utama), Mahmud Nurwindu (Komisaris), Achmad Sigit D. (Komisaris), Yoke C. Katon (Komisaris), Heriyono Harsoyo (Komisaris) dan Sarwo Edhy (Komisaris).

Kemudian mengangkat jajaran Direksi dan Komisaris yang baru sebagai berikut:

Dwi Satriyo Annurogo (Direktur Utama), Digna Jatiningsih (Direktur Operasi dan Produksi), Dwi Ary Purnomo (Direktur Keuangan dan Umum).

Nugroho Purwanto (Komisaris Utama), Mahmud Nurwindu (Komisaris Independen), Indira Chunda Thita (Komisaris Independen), Yoke C. Katon (Komisaris), Achmad Sigit D. (Komisaris), Heriyono Harsoyo (Komisaris).

Dwi Satriyo Annurogo sebelumnya adalah Direktur Utama PTPN XI. Sementara Rahmad Pribadi diangkat menjadi Direktur Utama PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT), Bontang.

Terakhir, Yusuf menyampaikan terima kasih atas kontribusi dan dedikasi yang luar biasa jajaran manajemen periode sebelumnya. Serta optimis bahwa jajaran manajemen yang baru akan meneruskan upaya dalam mewujudkan cita-cita menjadi perusahaan Solusi Agroindustri untuk Pertanian Berkelanjutan. did