•   Rabu, 26 Februari 2020
Pilpres 2019

Dukung Jokowi, PBB Dinilai tak Solid

( words)
MS Kaban di Rakornas PBB. Foto: SP/IST


SURABAYAPAGI.com - Partai Bulan Bintang (PBB) menyebut bahwa seluruh kader partainya memiliki tanggung jawab yang sama untuk memenangkan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01, Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin.

Adanya sikap Ketua Majelis Syuro PBB, MS Kaban yang mendeklarasikan mendukung Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno dinilai hanya sebagai dinamika dalam partai.

Berdasarkan penjelasan Ketua DPW PBB Jatim, Mohammad Masduki, MS Kaban tak mempermasalahkan sikap PBB yang akhirnya mendukung Jokowi-Ma’ruf. "Bapak MS Kaban juga hadir dan memberi tausyiah di Rakernas (Minggu, 27/1)," kata Masduki ketika dikonfirmasi dari Surabaya, Minggu (27/1).

Menurutnya, MS Kaban menganggap bahwa perbedaan antar kader partai merupakan hal yang wajar. "Beliau menjelaskan bahwa perbedaan adalah sebuah keniscayaan. Oleh karena itu, ada syuro atau permusyawaratan untuk membahas perbedaan," kata Masduki.

Dari proses musyawarah itulah telah menemukan titik temu. "Namun, pada akhirnya kami telah menemukan titik temu. Dengan adanya titik temu, polemik sudah selesai. Sama-sama mendukung 01 secara mufakat," tegasnya.

Lantas, adakah kemungkinan memberikan sanksi kepada kader yang mendukung Prabowo-Sandi? "Nanti kita bicarakan lebih lanjut. Yang pasti, semuanya wajib mengamankan keputusan partai," katanya. "Apabila ada yang berbeda, kami menghargai. Namun, bukan mengatasnamakan partai. Selain itu, kalau ada yang menyebut poros ini dan itu, kami tidak masalah. Yang penting jangan atas nama partai," tegasnya.

Untuk diketahui, Partai Bulan Bintang (PBB) telah resmi mendukung Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 01, Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin. Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menegaskan partainya secara resmi mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 1, Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Keputusan itu sudah diputuskan oleh DPP PBB. "Secara resmi sebetulnya keputusan sudah diambil oleh Dewan Pimpinan Pusat PBB beberapa waktu lalu," ujar Yusril di sela Rapat Koordinasi Nasional PBB di Ancol, Jakarta Utara, Minggu (27/1).

Menurut Yusril, keputusan itu sudah sesuai dengan mekanisme internal partai serta anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) partai. Dalam aturan internal partai, kewenangan untuk memutuskan pasangan calon presiden dan wakil presiden melalui rapat pleno dari DPP PBB.

Menindaklanjuti hal ini, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PBB Jawa Timur pun siap menindaklanjuti putusan tersebut. "Sebagai tindak lanjut, kami akan terlibat dalam langkah pemenangan Jokowi-Ma’ruf di Jatim. Semua jajaran partai harus mengamankan dan menjalankan misi partai," tegas Ketua DPW PBB Jatim, Mohammad Masduki, Minggu (27/1).

Padahal sebelumnya, sebanyak 80 calon anggota legislatif PBB yang tergabung dalam Gerakan Nasional Caleg PBB Poros Makkah mendeklarasikan diri mendukung capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

"Kita berkumpul kembali di sini untuk membulatkan tekad dan niat caleg PBB untuk mendukung hasil ijtima ulama," kata Ketua Majelis Syuro PBB MS Ka’ban dalam sambutannya saat deklarasi akbar mendukung ijtima ulama, di Aula Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Kramat Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (26/1).

Berita Populer