DPRD Jombang Soroti Meningkatnya Kasus Positif Covid-19

Ketua DPRD Jombang, Mas’ud Zuremi. (SP/M. Yusuf)

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Dengan semakin bertambahnya kasus Covid-19 di Kabupaten Jombang yag mencapai 41 orang, mendapat sorotan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jombang.

Ketua DPRD Jombang, Mas’ud Zuremi mengungkapkan, bahwa pihaknya prihatin dengan kasus Covid-19 di Kabupaten Jombang yang terus meningkat beberapa minggu terakhir.

”Kami harapkan, pemkab maupun tim Gugas Covid-19 Jombang tidak putus asa, dan tetap berjuang untuk melakukan pencegahan,” ungkapnya, kepada jurnalis, Kamis (28/5/2020).

Menurut penjelasan Mas'ud, memang pasien positif Covid-19 kebanyakan dari warga luar Jombang. Namun ada beberapa juga kasus transmisi lokal yang harus menjadi perhatian.

"Jadi, untuk penanganan dan penyembuhan pasien harus benar-benar dilakukan dengan hati-hati dan serius. Harus benar-benar disiapkan tempat karantina," jelas politisi PKB ini.

Disamping itu, Mas'ud menegaskan, apabila dilakukan isolasi mandiri maka harus diawasi betul. Jangan sampai pasien ini merasa disisihkan yang menimbulkan trauma. Dan masyarakat juga jangan sampai stres.

"Terlebih lagi anggaran untuk penanganan Covid-19 ini besar, sekitar Rp 140 milar. Sehingga anggaran sebesar itu jangan sampai sia-sia. Anggaran ini digunakan sebaik mungkin,” tegasnya.

Akan tetapi, penggunaan anggaran penanganan Covid-19 untuk apa saja, Mas'ud belum mengetahuinya. Pihaknya nantinya akan meminta laporan terkait penggunaan anggaran itu.

”Kami nanti akan meminta adanya laporan secara khusus terkait penggunaan anggaran penanganan Covid-19,” pungkasnya.(suf)