DPRD Gelar Rapat Paripurna Hak Interpelasi Penanganan Kali Lamong

Suasana rapat paripurna hak interpelasi DPRD Gresik yang dipimpin Ketua Dewan Fandi Akhmad Yani. SP/M.AIDID

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - DPRD Kabupaten Gresik menggelar rapat paripurna dengan agenda mendengarkan penjelasan Bupati Gresik terhadap usul hak interpelasi wakil rakyat atas penanganan Kali Lamong, Selasa (21/7).

Rapat paripurna secara daring dipimpin langsung oleh Ketua DPRD H Fandi Akhmad Yani dan juga dihadiri Wakil Ketua Dewan Asluchul Alif dan Ahmad Nurhamim.

Melalui aplikasi zoom, Bupati Sambari Halim Radianto menjelaskan secara rinci hasil kinerja pemkab dalam upaya penanggulangan Kali Lamong.

Kata Sambari, saat ini sedang dilakukan penyusunan perencanaan pengadaan tanah atau Studi Land Acquisition And Resettlement Action Plan (LARAP) sepanjang Kali Lamong yang masuk wilayah Kabupaten Gresik antara Dinas Pertanahan dengan LPPM Universitas Brawijaya Malang tanggal 15 Juni 2020 Nomor 590/07/437.89/PLAHAN/2020 dengan jangka waktu pelaksanaan selama 6 bulan.

"Pengalokasian anggaran pembebasan lahan untuk tanggul Kali Lamong pada RKPD tahun 2021 sebesar Rp 150 miliar. Berkoordinasi dengan kabupaten/kota dan provinsi yang terkait rencana pelaksanaan penanggulangan banjir Kali Lamong," kata Sambari.

Menjawab pertanyaan salah satu anggota dewan mengenai sistem pembayaran lahan dengan cara konsinyasi, Sambari menyatakan itu suatu kemutlakan karena sudah ada aturannya sehingga pasti mereka laksanakan.

Ketua Dewan Fandi Akhmad Yani berharap pada akhir tahun ini pelaksanaan penanggulangan Kali Lamong sudah bisa dimulai seiring dengan rampungnya studi LARAP dari UB Malang. did