DPR RI Bakal Bantu Bulog Wujudkan 3 Pilar Ketahanan Pangan

Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komite II DPD RI dengan Direktur Utama Bulog, Budi Waseso. SP/BLM

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Diketahui, Tiga Pilar Ketahanan Pangan di Indonesia itu adalah Pilar Ketersediaan, Pilar Keterjangkauan, Pilar Stabilitas.

Mantan Kabareskrim Polri menjelaskan untuk Pilar Ketersediaan, Bulog melaksanakan kebijakan pembelian pangan. Dalam Pilar Keterjangkauan, Bulog berupaya melakukan pemerataan stok pangan nasional.

"Dalam Pilar Stabilitas, Bulog berusaha menjaga stabilitas harga di tingkat petani dan konsumen," kata Buwas saat rapat dengar pendapat dengan Komite II DPD membahas pengawasan DPD atas pelaksanaan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, di gedung DPD, Jakarta, Jumat (3/7).

Mantan kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) itu menuturkan selama masa pandemi Covid-19, Bulog tidak libur dan terus bekerja menyalurkan kebutuhan pangan pokok ke seluruh pelosok Indonesia. Hal ini dilakukan untuk menjaga ketahanan pangan.

"Dalam membantu mengantisipasi pandemi Covid-19 Bulog tetap bekerja tanpa henti menyalurkan bahan pokok, juga bantuan sosial dari pemerintah ke seluruh pelosok daerah baik melalui mekanisme online maupu offline," ujar mantan Kapolda Gorontalo itu.

Tidak ingin Bulog kesusahan, Wakil Ketua DPD RI, Sultan Bakhtiar Najamudin siap mendukung Badan Urusan Logistik (Bulog) menegakkan Tiga Pilar Ketahanan Pangan, terlebih lagi semua Anggota DPD RI berasal dari daerah dan lumbung pangan itu berasal dari daerah.

“DPD RI lebih dekat kepada daerah. Peran yang ingin ditonjolkan adalah pengawasan dengan lebih banyak turun dan berinteraksi untuk menyerap aspirasi dan mendengarkan laporan dari masyarakat, sehingga apa yang menjadi aspirasi dan keluhan dari masyarakat bisa langsung kepada anggota DPD RI. Dan, aspirasi itu dapat disampaikan ke mitra kerja Komite II DPD RI seperti Bulog melalui rapat seperti ini,” tambah Sultan.