•   Kamis, 27 Februari 2020
Pendidikan

Disdikbud Kabupaten Jombang Akui Pengadaan Kain Seragam Belum Dibayar

( words)
Kain seragam gelondongan yang ada di lapangan tenis indoor. (SP/doc)


SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Biaya pengadaan kain seragam gratis program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Jombang, Jawa Timur belum dibayarkan pada rekanan, yang menyerap anggaran kurang lebih sebesar Rp 27 Milyar.

Sekretaris Disdikbud Jombang, Jumadi mengatakan, dengan belum dilakukan pembayaran ini berdampak pada serapan APBD Disdikbud yang masih sangat minim.

”Jadi ini belum dilakukan pembayaran, meski kemarin kain seragam pramuka sudah dibagikan. Pembayaran dilakukan apabila semua kain seragam sudah diserahkan,” katanya, Selasa (1/10/2019).

Jumadi mengungkapkan, hingga kini kain seragam gratis nasional maupun seragam olahraga tak kunjung datang. Sehingga tidak bisa memastikan kapan kain tersebut bisa teralisasikan. “Kami masih belum mendapat laporan dari teman-teman,” ungkapnya.

Namun demikian, lanjutnya, setelah mengetahui ada keterlambatan pengiriman yang targetnya 29 September kemarin, pihak dinas sudah melakukan rapat. ”Kemarin juga ada hearing dengan DPRD. Jadi kita rapatkan progresnya dan langkah-langkah yang dilakukan,” ujarnya.

Jumadi menegaskan, untuk keterlambatan ini dinas memberikan teguran secara tertulis sebanyak tiga kali, sekaligus denda berjalan sesuai aturan yang berlaku. ”Besaran denda sebesar 1/1000 dari nilai kontrak yang terlambat. Jadi tinggal dikalikan saja,” tegasnya.

Selain memberlakukan denda kepada rekanan, berbagai langkah sudah dilakukan Disdikbud, agar kain seragam ini bisa segera direalisasikan. ”Kami sudah berupaya, langkah apapun juga sudah kita lakukan. Kita juga ingin segera teralisasikan dengan cepat,” pungkasnya. (suf)

Berita Populer