Dinsos Jatim Teken MoU Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

Dinas Sosial Jawa Timur menjalin kerjasama dengan Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesejahteraan Sosial (B2P3KS) Kementrian Sosial RI. Senin (21/9/2020).SP/HUMAS

 

SURABAYA PAGI, Surabaya -   Dinas Sosial Jawa Timur bekerjasama dengan Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesejahteraan Sosial (B2P3KS) Kementrian Sosial RI menandatangani MoU sebagai upaya  untuk peningkatan pelayanan kesejahteraan sosial.  MoU kerjasama ini berlangsung di Aula Dinsos Jatim, Senin (21/9/2020).

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur,Alwi mengatakan tujuan utama MoU ini adalah bagaimana Dinsos Jatim. Sebab pada hakikatnya apa yang dilakukan Dinas Sosial semuanya adalah pemberian layanan untuk peningkatan Kesejahteraan Sosial.

"Pekerjaan Rumah (PR) bagi Jawa Timur yaitu bagaimana kita ini bisa menurunkan Angka kemiskinan yang cukup tinggi," ujar Alwi.

Salah satu usaha untuk bisa mewujudkan menurunkan Angka kemiskinan tersebut, yakni upaya peningkatan kesejahteraan sosial. Sebab semakin sejahtera angka kemiskinan itu akan semakin menurun.

“Kami berharap bisa memberikan kontribusi positif, kontribusi nyata bagi penurunan angka kemiskinan, Itulah salah satu upaya yang mendasari kami melakukan kerjasama dengan B2P3KS," terangnya.

Plt. Kepala Bakorwil Pamekasa. ini mengatakan hal ini bisa menjadi Gaiden bagi untuk mengetahui apa yang dilakukan Dinsos Jatim sudah benar-benar memberikan dampak positif bagi upaya penurunan kemiskinan. Bila belum maka penelitian ini nanti akan bisa dijadikan bahan perbaikan.

"Dengan begitu ini menjawab apa yang menjadi arahan Ibu Gubernur kepada kami," katanya.

 Kepala B2P3KS, Oetami Dewi, mengharapkan kerjasama ini bisa dilihat sejauh mana efek dari program-program yang luar sudah dilaksanakan  Kementerian Sosial dan didukung Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

"Kita tahu bahwa begitu banyak Bansos yang dikucurkan. Tetapi apakah itu membawa impian terhadap rakyat, kita tahu bahwa kerja di Dinas Sosial beserta jajarannya baik di provinsi atau kabupaten/kota itu sudah luar biasa tetapi jika tidak ditulis atau tidak diteliti maka itu akan sia-sia," tuturnya.

MoU ini akan menjadi pijakan untuk mengembangkan program ke depannya. "Kami tahu bahwa program-program yang dari Kementerian Sosial itu banyak yang juga dimodifikasi oleh daerah, dan tentu saja program yang dimodifikasi oleh daerah itu mendukung program-program yang ada di pusat dan yang ada di daerah," terangnya.

Oetami Dewi mengapresiasi Pemprov Jawa Timur khususnya Ibu gubernur yang sangat konsen dengan penanggulangan kemiskinan. "Kita tahu beliau upaya dan effortnya yang luar biasa dan ini didukung oleh jajarannya maka Kementerian Sosial pun akan mendukung semua program-program bantuan yang ada di Dinas Sosial provinsi dan kabupaten kota," jelasnya. Arf