•   Kamis, 9 April 2020
Peristiwa Nasional

Dilanda Angin Kencang, Tiga Desa Alami Kerusakan Dan Sejumlah Tempat Wisata Ditutup

( words)
lokasi evakuasi yang telah disiapkan para relawan kepada korban dampak angin kencang di Batu, Malang


SURABAYAPAGI.COM, Malang –Tiga desa di Malang, Jawa Timur jadi korban bencana angin kencang pada Minggu (17/11/2019). Tiga desa tersebut yakni desa Sumberbrantas, desa Tulungrejo, dan desa Sumbergondo yang ada di kecamatan Bumiaji.

Tiga desa tersebut dinyatakan terdampak akibat angin kencang disertai abu.

Akibat angin kencang, sejumlah rumah warga mengalami kerusakan dan pohon pohon tumbang. Bahkan sejumlah tempat wisata ditutup dan akses utama menuju kabupaten Mojokerto dari kota Batu terpaksa ditutup dikarenakan membahayakan pengendara.

“Iya (ditutup), ini kami koordinasi dengan Satlantas Mojokerto kabupaten untuk menutup jalur ke arah Cangar,” kata Kasatlantas Polres Batu AKP Dyana Suci Listyawati.

Kasi Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu Achmad Choirur Rochim mengatakan, kecepatan angin mencapai rata-rata 90 hingga 20 knot. Hal ini berdasarkan dari laporan Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).


“Angin masih bertiup kencang di desa Sumberbrantas, Tulungrejo dan Sumbergondo. Untuk wilayah Sumberbrantas disertai angin,” katanya melalui keterangan tertulis.

Sedangkan, tempat wisata yang terpaksa ditutup yakni Wahana Wisata Coban Talun dan Pemandian Cangar.


"Informasi dari pengelola Wahana Wisata Coban Talun ditutup, Pemandian Cangar ditutup," kata Rochim.


Total kerusakan akibat peristiwa ini masih belum diketahui, terlebih lagi saat ini arus listrik di lokasi kejadian juga masih padam.

Meskipun upaya evakuasi akibat angin kencang belum dilakukan, namun sejumlah relawan telah mempersiapkan sejumlah lokasi untuk dijadikan tempat evakuasi. Sejumlah warga juga melakukan evakuasi secara mandiri. Mereka diminta untuk menuju lokasi evakuasi yang telah disiapkan.

"Saat ini sudah ada masyarakat Desa Sumberbrantas yang melaksanakan evakuasi mandiri dan selanjutnya diarahkan ke tempat pengungsian Balai Desa Tulungrejo," ungkapnya.

Berita Populer