•   Senin, 9 Desember 2019
Perbankan

Digital Banking Permudah Nasabah

( words)
Suasana salah satu both Jenius. SP/bsn


SURABAYAPAGI.COM,Jakarta – Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, semua aktivitas manusia saat ini bisa diakses dengan mudah hanya melalui handphone atau computer dan laptop.

Salah satunya teknologi digital banking. Para nasabah bank saat ini semakin dimudahkan bertransaksi melalui digital banking karena nasabah tidak perlu mengunjungi kantor bank dalam bertransaksi.

Buktinya, ari kasus di Bank BCA. Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja sekarang transaksi di cabang tinggal 1,8% padahal pada 2007 lalu transaksi nasabah di cabang mencapai 17%.

Perkembangan teknologi memang membuat transaksi di cabang bank dianggap tidak efisien lagi. Untuk bertransaksi, bank memang mengembangkan beberapa kanal elektronik dan produk teknologi lainnya.

Selain bukti itu, salah satu pekerja engineer di salah satu perusahaan swasta yang juga merupakan generasi milenial, merasakan betul kemudahan yang disebabkan perkembangan teknologi digital, khususnya di sektor perbankan.

Secara tidak sengaja, Raka sudah memanfaatkan digital banking selama 2 tahun. Dia awalnya mengiraJenius sebagai salah satu produk payment gateway seperti Ovo dan Gopay.

“Awalnya saya kiraJenius itu ewallet, dan baru tahu ada kartu debit serta bisa tarik tunai. Akhirnya saya gunakanJenius karena kebetulan kartu ATM sebelumnya tertelan, dan untuk mengurusnya cukup rumit,” katanya.

“Dengan Jenius saya bisa mengatur pengeluaran. Mulai dari tabung Dream Saver, setelah Rp10 juta, saya bisa buka deposito di Maxi Saver. Saya juga memisahkan tabungan di Flexi Saver, operasional di m-Card, dan ,” ucapnya.

Kemudahan penggunaan Jenius juga membuat produk itu dinobatkan sebagai Omni-Experience Innovator pada ajang IDC DX Awards 2019 karena salah satu inovasinya, Saldo Mata Uang Asing.

Berita Populer