Crowde, Mimpi Yohanes Sejahterakan Petani

CEO PT Crowde, Yohanes Sugihtononugroho. SP/SWA

SURABAYA PAGI, Jakarta – Sektor pertanian memang tiada matinya, namun generasi penerus seorang petani inilah yang kini kian sulit didapat. Hal ini lantara mindest para millennial yang menganggap bawah buruh tani tidak bisa menyejahterahkan hidupnya.

Tetapi tidak dengan Yohanes Sugihtononugroho, meski bukan menjadi seorang petani, Yohanes memiliki cara tersediri bagaimana menyejahterakahkan seorang petani. Akhirnya, Yohanes membangun PT Crowde Membangun Bangsa atau Crowde.

Di tahun 2016 lalu, kedua anak muda ini sepakat untuk mendirikan Crowde. Semua ini berawal dari rasa prihatin keduanya melihat kehidupan petani di tanah air. PT Crowde Membangun Bangsa atau Crowde merupakan salah satu perusahaan rintisan yang berplatform menghimpun dana dari masyarakat sebagai modal kerja petani. 

Bisnis yang mereka jalankan bertujuan membantu para petani dalam mempermudah akses mendapatkan pinjaman modal untuk mengembangkan usaha pertanian itu sendiri. Dengan prestasi tersebut, keduanya masuk daftar Forbes untuk bidang Social Entrepreneurs.

Sebagai pimpinan perusahaan, Yohanes memimpikan kehidupan para petani di Indonesia menjadi jauh lebih baik dengan platform Crowde. Melalui semangat gotong royong atau dengan patungan ini bisa mulai menggerakkan Indonesia ke arah yang lebih baik.

“Sebagai perusahaan yang menggunakan teknologi, kami akan terus mempermudah kehidupan petani dan bidang agriculture di Indonesia dengan teknologi yang sederhana, tetapi memiliki manfaat yang besar.” Katanya.