Covid-19 Bikin Singapura Maju Hadapi Resesi

Merosotnya ekonomi Singapura akibat pandemi virus corona. Negara kecil di Asia Tenggara tersebut bersiap menuju resesi setelah ekonominya mengalami kontraksi cukup dalam sejak satu dekade terakhir.

SURABAYAPAGI.COM, Kontributor SurabayaPagi di Singapura, Zheng Chen - Setelah memangkas habis proyeksi pertumbuhan PDB tahunan, Singapura bersiap untuk resesi mendalam. Singapura mengalami kontraksi ekonomi paling dalam sejak satu dekade terakhir pada kuartal I 2020.

Merosotnya ekonomi Singapura akibat pandemi virus corona. Negara kecil di Asia Tenggara tersebut bersiap menuju resesi setelah ekonominya mengalami kontraksi cukup dalam sejak satu dekade terakhir.

Data yang tercatat pada Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura menunjukkan pertumbuhan ekonomi menyusut 2,2 persen pada kuartal I. Terakhir kali ekonomi Singapura mencatat kontraksi setahun penuh adalah pada tahun 2001.

"Wabah Covid-19 terus meningkat dan membuat ekonomi merosot, baik domestik maupun ekstermal," kata kementerian.

Kementerian dituntut untuk meluncurkan paket stimulus lagi untuk meringankan beban ekonomi. Monetary Authority of Singapore (MAS) juga akan mengeluarkan kebijakan moneter pada 30 Maret mendatang, melansir SCMP, Kamis (26/3).

Sektor paling tertekan di antaranya jasa, konstruksi dan manufaktur. Produk Domestik Bruto (PDB) menyusut 10,6 persen, terendah sejak 2010 dan di bawah ekspektasi untuk penurunan 6,3 persen.

Kementerian perdagangan Singapura mengoreksi kisaran perkiraan PDB 2020 menjadi minus 1 persen hingga minus 4 persen, dari sebelumnya minus 0,5 persen hingga minus 1,5 persen. Investor berharap ada kucuran stimulus fiskal dan moneter akibat kondisi tersebut.

"Ini bisa menjadi resesi terburuk yang pernah tercatat di Singapura," kata Irvin Seah, ekonom senior di bank terbesar Singapura DBS. Dia memprediksi kontraksi hingga 2,8 persen sepanjang tahun ini.

Banyak ekonom memprediksi pemerintah akan mengambil kebijakan kelonggaran yang drastis sejak krisis finansial 2009. Singapura menjadi negara ekonomi terbuka yang terimbas parah Covid-19.

Rilis pertumbuhan ekonominya menjadi salah satu yang pertama di tatanan global sejak wabah menyebar awal tahun 2020. Data ini menjadi acuan dunia, seberapa besar dampak wabah pada aktivitas ekonomi global.

Sementara itu, Otoritas Moneter Singapura (MAS) menyatakan akan mempercepat pernyataan kebijakan moneter menjadi Senin, 30 Maret.

"Tingkat dari dua bulan pertama sudah memberitahu Anda ... seberapa buruk itu akan terjadi," kata Selena Ling, kepala penelitian dan strategi keuangan di OCBC Bank.

"Kemungkinannya adalah mereka akan mengeluarkan bazoka yang sangat besar siang ini, dan datang Senin depan, MAS juga akan melakukan apa yang perlu."