•   Senin, 9 Desember 2019
Kuliner

Coca Cola Amatil Indonesia Resmikan Affordable Single Serve Packaged

( words)
Peresmian lini produksi Affordable Single Serve Packaged (ASSP) kedua, Rabu (2/10/2019).


SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan, Coca Cola Amatil Indonesia (Amatil Indonesia) meresmikan lini produksi Affordable Single Serve Packaged (ASSP) kedua senilai US$ 24 juta di pabrik Pasuruan, Jawa Timur, Rabu (2/10/2019).

Lini baru ini diharapkan akan membantu Amatil Indonesia dapat meningkatkan daya tahan kemasan sebanyak 269 juta botol setiap tahunnya.

Peresmian fasilitas terbaru itu dilaksanakan oleh Group Managing Director Coca Cola Amatil Group (Amatil) Alison Watkins dan Presdir Amatil Kadir Gunduz dengan Direktur Jendral Industry Agro, Abdul Rochim.

Dari total produksi Amatil Indonesia secara nasional, Jawa Timur berkontribusi sebesar 30 persen melalui pabrik di Pasuruan yang mana saat ini menaungi tujuh lini produksi.

Pabrik di Pasuruan menunjukkan hasil yang signifikan dalam hal produksi, yakni sebesar 130.000 preform/jam, dan kapasitas penyimpanan produk yang mampu menampung hingga 40.3 juta botol dan 7.100 palet preform.

Sebagai bentuk komitmen untuk tumbuh di Indonesia, Amatil Indonesia telah meresmikan banyak fasilitas baru sejak tahun 2014 yang diinvestasikan lebih dari US$ 379 juta (5,51 triliun rupiah).

Diantaranya 22 jalur produksi di seluruh operasi Sumatera Selatan, Sumatera Utara, dan Cikedokan Jawa Barat yang menjadi lini produksi ASSP pertama.
Pada tahun 2017 dibangun jalur ASSP terbaru bersama dengan peresmian fasilitas Mega Distribution Centre (Mega DC) dan pabrik Preform yang menghabiskan total investasi sebesar US$ 68 juta.

“Lini ini menghasilkan botol plastik yang lebih ringan dan berkualitas tinggi dengan lapisan kaca khusus untuk meningkatkan daya tahan dan menjaga kesegaran. Dengan kapasitas 260 juta botol per tahun, lini ASSP dapat menghasilkan banyak kemasan dengan kecepatan lebih cepat dan disaat yang sama mengurangi jumlah plastik," kata Presiden Direktur Amatil Indonesia Kadir Gunduz, Rabu (2/10/2019).

Berita Populer