Cheng Ho, Tawanan Dinasti Ming yang Sukses Bangkitkan Tiongkok

Napak Tilas Kekaisaran Dalam Dinasti China Kuno (23)
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Dalam era Dinasti Ming, lahirlah sosok yang sangat dikenang sebagai Laksamana Zheng He atauCheng Ho (1371-1433). Nama aslinya adalah Ma Sanbao. Cheng Ho adalah seorangkasimMuslim yang menjadi orang kepercayaanKaisar Yongle dari Tiongkok (berkuasa tahun 1403-1424), kaisar ketiga dariDinasti Ming.

Awal mula Cheng Ho menjadi Kasim ini berawal Ketika pasukan Ming menaklukkan Yunnan, Cheng Ho ditangkap dan kemudian dijadikanorang kasim. Cheng Ho adalah keturunansuku Hui, suku bangsa yang secara fisik mirip dengansuku Han, tetapi memeluk agama Islam.

Lambat laun karier Cheng Ho meningkat dengan tajam, ia dikenal sangat kuat dan juga pemberani. Saat kerajaan Tiongkok mulai runtuh akibat Dinasti Mongol, Cheng Ho menawarkan diri untuk keliling dunia dan melakukan perbaikan-perbaikan. Terutama untuk negeri yang pernah bersahabat dengan Tiongkok.

Kaisar yang berkuasa saat itu tentu senang dan tak bisa menolak apa saja yang Cheng Ho inginkan. Akhirnya, ia dibekali kapal yang besar dan mengemban amanah untuk menjadikan Tiongkok kembali berkibar di dunia.

"Cheng Ho menjelma menjadi sosok pemberani dan cerdas. Karena hal itu, Cheng Ho diberi tugas khusus untuk menjelajahi wilayah samudera sebagai perwakilan kaisar," jelas sejarahwan.

Hadirinya Cheng Ho ternyata membuat sang Kaisar sangat senang dan bangga sekali karena Cheng Ho menjadi pelopor salah satu cara untuk mengembalikan kejayaan Tingkok setelah jatuhnya dinasti Mongol di tahun 1368.

Kemudian ia memulai ekspedisinya di tahun 1405 dengan membawa armada laut yang sangat besar sepanjang sejarah. Pelayaran pertamanya meliputi daerah Champa atau kini Vietnam, Jawa, Palembang, Laut Aru, Malaka dan beberapa daerah lainnya.

"Perjalanan ekspedisi Cheng Ho merupakan yang terbesar sepanjang sejarah dengan melibatkan ratusan armada kapal dan puluhan ribu orang dalam berbagai keahlian," tambahnya.

Cheng Ho memimpin armada kapal yang jumlahnya kurang lebih ada 307. Dari kapal itu, jumlah pasukan yang ia bawa mencapai 27.000 orang. Cheng Ho sendiri menaiki kapal terbesar dengan panjang sekitar 120 meter dan lebar 50 meter. Kapal ini terbuat dari rangkaian bambu yang disusun dengan sangat kuat.