Cerita Mahasiswi korban di Selasar BEI

SURABAYAPAGI.com - Oktarina Sarah ikut menjadi korban luka ambruknya selasar Tower II Bursa Efek Indonesia (BEI). Oktarina ikut berada di bagian selasar saat ambruk pada pukul 11.56 WIB.

"Saya habis naik tangga, mau cari ruangan. Tiba-tiba bruk," ujar Oktarina, mahasiswi Universitas Bina Darma, Palembang, saat ditemui di ruang perawatan RSAL Mintohardjo, Senin (15/1/2018).

Mahasiswi jurusan akuntansi angkatan 2015 ini bersama rekannya sedang datang ke BEI untuk kunjungan industri. Namun nahas, banyak mahasiswa menjadi korban setelah selasar ambruk.
"Kebanyakan kan mahasiswa. Kan lagi nyari tempat. Ya sekitar setengahnya (jumlah mahasiswa) ada di lokasi, sekitar 50 orang," sambungnya.

Saat ambruk, banyak orang yang berteriak minta tolong. Suasana ruang lobi lantai dasar mencekam dengan penuh abu puing selasar.

"Sekitar dua menit baru ada yang tolong. Yang tolong kayak karyawan, ada wartawan juga," sebut Oktarina, yang mengalami luka di bagian kaki ini.

Ada 75 korban luka ambruknya selasar BEI. Mereka dirawat di empat RS, yakni 17 orang di RSAL Mintohardjo, 31 orang di RS MRCCC Siloam, 7 orang di RSPP, dan 20 orang di RS Jakarta. Dilaporkan sejumlah korban mengalami patah tulang. (dt/cr)