Cegah Penyebaran Covid-19, Lapas Kelas IiB Jombang Batasi Kunjungan Warga B

SURABAYAPAGI.com. Jombang - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Jombang, Jalan KH. Wahid Hasyim Nomor 155, Kaliwungu, Jombang, Jawa Timur, membatasi kenjungan keluarga kepada narapidana atau warga binaan.

Pembatasan tersebut guna mencegah penyebaran pandemi virus korona (Covid-19) yang diberlakukan mulai Senin, (23/3). Hal itu sesuai surat edaran dari Kakanwil Jatim dan rekomendasi dari Dinkes Jombang.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) IIB Kabupaten Jombang, Slamet mengatakan, bahwa pihaknya mengikuti apa yang ditentukan dari atasan. Karena Jawa Timur termasuk salah satu zona merah selain DKI Jakarta.

"Jadi untuk menghindari (penyeberan korona, red) ya sebaiknya kita lakukan lockdown lah. Kalau LP yang lain sudah pada lock dari kemarin-kemarin. Kita kasih waktu sampai akhir Maret. Awal April kita mulai," katanya, kepada jurnalis di halaman Lapas Kepas IIB Jombang.

Selama lockdown ini Slamet menjelaskan, bahwa pihaknya sudah menyiapkan antisipasi, salah satunya melakukan teleconference atau video call antara warga binaan dengan pihak keluarga.

"Yang kedua kita terima barang paket saja. Tapi sebetulnya yang efektif ya video call. Kebetulan kita sarana ada. Namun dari semua keluarga belum tentu ada yang punya HP itu, itu yang susah," jelasnya.

Selain itu, lanjut Slamet, untuk titipan masuk semua. Dari makanan, mungkin perlu untuk belanja di kantin lapas. Pihaknya menyiapkan sarananya dan ditutup sesuai surat edaran kakanwil.

Slamet mengungkapkan, untuk wargaa binaan penghuni Lapas Kelas IIB Jombang saat ini berjumlah 944 orang. "Ini tadi pulang lagi delapan orang, sehingga tinggal 936 orang," ungkapnya.

Ditanya terkait pembatasan pengunjung yang memberikan paket makanan, Slamet menegaskan bahwa pihaknya tidak akan membatasi.

"Ya sesuai ketentuan, kalau tahanan hari Senin dan Rabu saja. Kalau untuk narapidana pada hari Selasa, Kamis, Sabtu. Pengunjung rata-rata 250-300 orang," pungkasnya.(suf/dsy)