•   Senin, 30 Maret 2020
Otonomi Daerah

Camat Diminta Turun Tangan Atasi Kisruh Sumbangan Calon Kades di Jember

( words)
Kepala Dispemasdes Jember Eko Heru Sunarso.


SURABAYAPAGI.com. Jember- Jelang pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Jember semakin hangat atmosfernya, kontroversi besaran sumbangan yang di kenakan kepada bakal calon (balon) kades muncul ke publik pada saat pendaftaran peserta pilkades.

Kepala Dispemasdes Jember Eko Heru Sunarso mengatakan, besaran sumbangan pihak ketiga yang dibebankan kepada calon kepala desa dan harus disepakati dalam musyawarah desa (musdes).

“Kami tidak bisa berbuat banyak tentang besaran sumbangan,” kata Heru, Selasa (23/7/2019).

Heru juga mengakui, pihaknya banyak menerima keluhan dari masyarakat terutama balon yang poakan menjadi peserta tentang besaran dana sumbangan yang harus dikeluarkan untuk ikut pilkades.

“Tim Kabupaten mendapatkan informasi tentang persoalan tersebut. Bukan hanya di Desa Balung melainkan kecamatan Silo dan Sumberbaru juga mengalami hal yang sama,” ujarnya.

Heru menjelaskan, pihaknya juga tidak bisa berbuat banyak karena nilai sumbangan sudah diputuskan dalam musdes yang merupakan forum tertinggi di desa masing-masing.

“Kami berharap camat untuk menjadi fasilitator atau mediator antara bakal calon, BPD dan panitia pilkades tersebut. Karena pemkab tidak mungkin bisa memberikan tambahan bantuan anggaran, sebab hal tersebut harus melakukan pembahasan dalam perubahan APBD,” pungkasnya.(Koes).

Berita Populer