Bursa Taruhan Unggulkan Khabib

Khabib Nurmagomedov vs Justin Gaethje

 

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Minggu (25/10/2020) dinihari nanti, petarung mix martial art yang sekaligus juara dunia kelas ringan UFC, Khabib Nurmagomedov akan ditantang penantang Justin Gaethje dalam UFC 254. Dengan berbekal juara dunia usai mengalahkan Conor McGregor dua tahun lalu, Khabib masih tetap dijagokan memenangkan duel dengan Gaethje. Apalagi beberapa bursa taruhan dunia, masih menjagokan Khabib bisa mengalahkan petarung asal Arizona, Amerika Serikat itu.

Seperti salah satu bursa taruhan khusus boxing dan mix martial art, BJPENN, memberi keunggulan kepada Nurmagomedov untuk menang atas Gaethje. Nurmagomedov mempunyai nilai -350, sedangkan Gaethje memiliki +285.

Arti angka tersebut adalah Nurmagomedov dibuka sebagai favorit taruhan dengan peluang -350

Peluang itu berarti Anda harus bertaruh 350 dolar AS (Rp 5,2 juta) untuk memenangkan 100 dolar AS (Rp 1,5 juta)

Sementara Gaethje dibuka sebagai underdog taruhan dengan +285. Itu berarti Anda harus bertaruh 100 dolar AS (Rp 1,5 juta) untuk memenangkan 285 dolar AS (Rp 4,2 juta).

Sementara salah satu situs judi Betonline.ag memasangkan Gaethje dengan Khabib, juara kelas ringan UFC yang belum pernah kalah sepanjang kariernya. Hasilnya mengacu mmafighting, Gaethje tidak diunggulkan untuk menang.

Gaethje menjadi underdog dengan koefisien 2/1. Sedangkan Khabib yang diunggulkan menang ditempatkan dengan koefisien 2/5.

Dengan begitu, setiap petaruh yang menempatkan uangnya untuk kemenangan Gaethje akan untung dua kali lipat. Jika seorang petaruh memasang $100 dolar di awal maka ia akan mendapatkan $200 dolar jika Gaethje memenangi pertarungan.

Sebaliknya setiap petaruh yang memasang $100 dolar untuk Khabib akan mendapatkan keuntungan lebih kecil karena koefisien 2/5.

 

Justin Didukung Petarung UFC

Namun, meski bursa taruhan menjagokan Khabib. Beberapa petarung UFC yang pernah dikalahkan Khabib dan petarung lainnya, lebih menjagokan Justin Gaethje untuk menang. Seperti petarung kelas bantam UFC, Marlon Moraes, memprediksi Gaethje bisa merebut sabuk juara kelas ringan di UFC 254.

“Gaethje akan menghadirkan kekecewaan. Itu semua tergantung dari kemampuan dia menahan takedown dan saya pikir dia bisa,” ujar petarung kelas bantam UFC, Marlon Moraes.

Alasan Gaethje bisa menang, karena kemampuan dasar gulat Gaethje, bisa mengalahkan Khabib Nurmagomedov. Hal ini diutarakan petarung kelas berat ringan Sam Alvey.

“Saya pikir Khabib adalah petarung kelas ringan terbaik, tetapi saya pikir Gaethje akan mengalahkannya. Jika mereka harus melawan 10 orang yang sama, saya pikir Khabib mengalahkan semua dan Gaethje hanya mengalahkan delapan orang di antaranya. Tetapi, pertarungan ini tidak bagus untuk Khabib karena Gaethje bisa menahan upayanya menjatuhkan lawan selain juga dapat menyerang kakinya,” tutur Sam Alvey.

Bahkan, petarung wanita kelas terbang, Gillian Robertson pun memberi penilaian, Juston bisa menjadi mimpi buruk untuk Khabib Nurmagomedov.

“Menurut saya Justin Gaethje adalah lawan yang buruk untuk Khabib Nurmagomedov di divisi tersebut. Saya pikir dia [Gaethje] bisa menahan takedown dan membuat kakinya [Khabib] luka,” ujar petarung wanita kelas terbang, Gillian Robertson.

Juga dukungan datang dari Tyson Nam untuk Justin Gaethje. Ia memprediksi bisa menjadi juara baru kelas ringan UFC.

“Saya mendukung Gaethje menjadi orang pertama yang mengalahkan Khabib. Dia memiliki kemampuan dasar gulat untuk tetap bisa berdiri tegak dan dia punya kekuatan untuk membuat Khabib KO,” terang petarung kelas terbang Tyson Nam.

 

Khabib Anti Rematch

Jelang UFC 254 lawan Gaethje, Khabib juga mengutarakan keengganannya untuk menghadapi Conor McGregor dan Dustin Poirier dalam rematch. McGregor dan Poirier dijadwalkan bertemu pada Januari 2021 dan pemenang duel itu disebut bakal berjumpa Khabib di laga berikutnya.

"Saya tak meyakini bahwa saya akan memberikan mereka rematch. Mereka tidak layak mendapatkan itu. Saya sudah bertarung melawan keduanya, dan saya menaklukkan keduanya. Laga itu tidak memberikan saya motivasi dan energi. Beda halnya dengan laga lawan Gaethje. Saya tak sabar untuk menunggu ini. Laga ini membuat saya antusias. Nanun Dustin atau Conor, mereka tidak membuat antusias karena saya sudah mengalahkan mereka. Jadi kenapa saya harus bertarung melawan mereka lagi?" tutur Khabib pada UFC Arabia, dikutip dari MMA Junkie, Kamis (23/10/2020).

Meski kini dipuji Khabib dan dianggap jadi lawan berkualitas, Gaethje tak boleh besar kepala. Andai ia kalah di laga ini Gaethje akan sejajar dengan McGregor dan Poirier sebagai korban Khabib dan tak lagi dilirik.

Satu-satunya cara terjadi rematch Khabib vs Gaethje adalah bila Gaethje menang dan Khabib penasaran untuk meminta rematch.

 

Khabib tak Terkalahkan

Pasalnya, dalam perjalanan kariernya, Khabib yang tak pernah terkalahkan ini juga tak pernah menjalani rematch menghadapi korban-korbannya. Khabib hanya terus melaju dan menaklukkan lawan-lawan yang belum pernah dihadapinya.

Sementara Gaethje datang ke UFC 254 sebagai penantang sekaligus juara interim kelas ringan usai menaklukkan Tony Ferguson lewat kemenangan TKO di ronde kelima pada UFC 249.

Seperti diketahui, Nurmagomedov bertindak sebagai pemegang sabuk juara kelas ringan UFC.

Petarung berjuluk The Eagle itu juga memiliki rekor tak terkalahkan dalam 28 kali selama kariernya.

Dia juga sudah berhasil mempertahankan sabuk juaranya itu dua kali saat mengalahkan Dustin Poirier dan Conor McGregor.

Sedangkan, Gaethje sudah melakoni 24 pertarungan dengan hasil 22 kali menang dan 2 kali kalah. Lulusan University of Northern Colorado ini juga mencatat empat kemenangan beruntun dengan KO. mmajunkie/rtr/ery/cr3/rmc