•   Jumat, 13 Desember 2019
Korupsi

Bupati Indramayu Terjaring OTT KPK

( words)
bupati Indramayu, Supendi


SURABAYAPAGI.COM, Jakarta –Satu lagi pejabat yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Bupati Indramayu yang juga Ketua DPD Golkar Indramayu, Supendi terjaring OTT KPK pada Senin (14/10/2019) dini hari.

"Menjelang Senin tengah malam ada kegiatan tim KPK di Indramayu. Sekitar lima orang sudah dibawa ke gedung KPK, salah satunya kepala daerah (Bupati Indramayu)," ujar Febri dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Selasa (15/10).

Adapun unsur yang diamankan dari OTT ini adalah Bupati Indramayu, ajudan bupati, pegawai, rekanan dan Kepala Dinas dan beberapa pejabat Dinas PU lain.

Dalam OTT, diamankan uang sekitar Rp 100 juta. Menurut Febri, OTT dilakukan setelah diduga ada transaksi mencurigakan terkait proyek Dinas Pekerjaan Umum (PU) setempat.

"Sehingga total ada delapan orang yang diamankan ya. Saat ini sebanyak lima orang yang dibawa ke Gedung KPK, termasuk Bupati Indramayu yang sedang dalam proses pemeriksaan intensif," jelas Febri.

Partai Golkar menyatakan bakal menonaktifkan Supendi jika sudah terbukti korupsi.

"Jika benar dan sudah terbukti yang bersangkutan melakukan tindakan korupsi, sesuai dengan pakta integritas yang ditandatangani setiap Kepala Daerah dari Partai Golkar, yang bersangkutan akan dinonaktifkan dari Pengurus DPD PG," kata Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily, Selasa (15/10/2019).

Dia mengatakan Golkar masih menunggu penjelasan resmi KPK soal status Supendi. Saat ini, Supendi masih diperiksa secara intensif di gedung KPK.

"Kita menunggu dulu penjelasan resmi KPK soal status yang bersangkutan, karena saat ini statusnya masih terperiksa," tuturnya.

Berdasarkan hukum acara yang berlaku, KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum mereka yang ditangkap dinihari tadi.

Berita Populer