BPP Jatim Buka Posko Pengaduan Kecurangan Pemilu

SURABAYAPAGI.com - Badan Pemenangan Provinsi (BPP) Jawa Timur Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno membuka Posko Pengaduan Kecurangan Pemilu 2019 di Kota Surabaya yang beralamat di komplek Grha Asranawa, Jalan Gayung Sari Timur Nomor 35. Juga di 38 kabupaten - kota yang tersebar di seluruh Jawa Timur.
Ketua BPP Jatim Prabowo-Sandi Supriyatno menjelaskan, dugaan kecurangan pemilu terutama pilpres dilakukan terstruktur, sistematis dan masif. Hal itu mulai dilakukan jauh sebelum pencoblosan.
"Kecurangan ini dimulai dari sebelum pemilu dilaksanakan. DPT ganda sekitar 2 juta, invalid sekitaf 5 juta di Jatim," ujarnya di Posko BPP Jatim, Kamis (25/4).
Menurutnya, tidak sedikit aparatur sipil negara (ASN) dan kepala daerah dilibatkan sebagai tim sukses. Kondisi ini sungguh menciderai demokrasi yang sebenarnya mengusung asas jurdil.
Supriyatno menyebutkan bahwa indikasi kecurangan sudah terjadi sebelum pelaksanaan diantaranya temuan data DPT ganda dan invalid sebanyak 7,5 juta lebih dan penggunaan kotak kardus yang sangat beresiko rusak dan terbakar.
Pihaknya mencontohkan dugaan kecurangan yang terjadi di Surabaya yang sudah disikapi Bawaslu Surabaya dengan memberikan rekomendasi perhitungan suara ulang kepada KPU Surabaya. Temuan tersebut harusnya mendapat sikap tegas dari agar pelaksana Pemilu dilakukan dengan adil.
“Misalkan di Surabaya kota besar, kan disini ada Polda, Polrestabes, Bawaslu, KPU masih saja terjadi. Kalau di Surabaya saja terjadi apa tidak mungkin di daerah lain terjadi juga. Karena itu kami akan mendesak KPU Surabaya melaksanakan rekomendasi Bawaslu,” katanya.n Alq