•   Senin, 30 Maret 2020
Kriminal

BOBOL BRANKAS DINIHARI

( words)
Suasana ritel Miniso di Tunjungan Plaza 6 lantai 3 Surabaya, pasca pembobolan, semalam


Polsek Tegalsari Lacak Pelaku dari CCTV yang Dimiliki Pengelola Mall TP 6

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peristiwa mengejutkan terjadi di mal ternama di pusat kota Surabaya. Betapa tidak, sebuah tenant (toko) di mal itu, mengaku kehilangan uang puluhan juta yang disimpan di dalam brankas. Sampai tengah malam tadi, pelaku yang merampok uang bersama brankas penyimpan uang, masih dikejar. Polsek Tegalsari Surabaya menguber pelaku yang diduga nekat yaitu membobol toko yang sudah tutup sendirian.
Laporan : Narendra Bakrie – Firman Rachman
Keterangan yang dihimpun Surabaya Pagi dari Mall Tunjungan Plasa 6 (TP6) hingga semalam, peristiwa itu sebenarnya terjadi pada Minggu (31/12) dini hari lalu. Namun, kabar itu baru mencuat menjadi perhatian publik, Minggu kemarin (28/1/2018). Itu setelah sejumlah awak media mengonfirmasi peristiwa tersebut ke Polsek Tegalsari. Sedang brangkas yang dibawa kabur itu berisi uang sekitar Rp. 71 juta.
Sementara itu, data yang diperoleh di Kepolisian, pencurian di Tunjungan Plaza tidak hanya kali ini saja. Sebelumnya sudah pernah terjadi dan pelakunya tertangkap. Tanggal 4 Januari 2018 lalu, misalnya. Agape Chitoper Yohanes (24) warga Kelapa Gading Jakarta Utara ditangkap karena mencuri barang elektronik di Toko elektronik TP 4 lantai 3. Pelaku ditangkap keamanan mal dan Tim Anti Bandit Polrestabes Surabaya.
Kemudian, 18 Juni 2017. Sugeng Wibowo (49), warga Ambengan Batu 3/24 Surabaya, mencuri pakaian di Matahari TP 3 lantai 4 conter Ateo Child. Sugeng ditangkap pada 19 Agustus 2017 oleh Polsek Tegalsari.
Kejadian sama dialami Matahari Departement Store Tunjungan Plasa (TP)
Pada 1 Juli 2017. Yulianti (39) dan Tita Mei Masyitoh (20) asal Sidowungu, Menganti, Gresik serta Putri Rahayu (22), asal Plosoklaten, Kediri, mencuri pakaian Matahari Dept Store dan ditangkap keamanan mal dan Polsek Tegalsari.
Masih Berupaya
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Tegalsari Kompol David Triyo Prasojo membenarkan jika pihaknya tengah menangani kasus pembobolan brangkas di Miniso. "Korban sudah melapor kepada kami keesokan harinya. Dan hingga kini, kami masih berupaya mengejar pelaku," kata Kompol David, Minggu siang (28/1/2018).
Kompol David, memaparkan, peristiwa pembobolan itu terjadi Toko Miniso Tunjungan Plasa (TP) 6 lantai 3, Jalan Basuki Rahmat Surabaya. Setelah mendapat laporan itu, pihaknya menurunkan tim untuk mengecek TKP, sekaligus berkoordinasi dengan keamanan TP. Hasilnya, sejumlah CCTV yang terpasang di mal tersebut, berhasil merekam aksi pelaku.
"Rekaman CCTV itu sudah kami copy (salin) dan kami pelajari. Dan saat ini, pelaku sudah berhasil kami identifikasi. Tim kami sedang memburu pelaku ke beberapa tempat yang kami curigai menjadi tempat bersembunyi pelaku," beber Kompol David.
Alumnus AKPOL (Akademi Kepolisian) Tahun 2005 ini menambahkan, dari rekaman CCTV teridentifikasi bahwa pelaku hanya satu orang. Pelaku terekam di dalam mal sekitar pukul 02.00 dini hari. Pelaku bahkan terlihat beraksi dengan santai. Sebab pelaku berada di dalam mal sekitar satu jam lebih. Pelaku terlihat keluar bersama troli bermuatan sebuah kardus dan sebuah kertas yang diduga kertas notice.
Brankas Disimpan di Kardus
Dari pantauan rekaman CCTV, pelaku terlihat menggunakan celana jeans, berjaket tanpa dikancing serta bersepatu cat putih. Diduga, kardus coklat yang dibawa pelaku diatas troli itu merupakan brankas uang yang dicurinya. Pelaku terlihat keluar dari mal sekitar pukul 03.00 Wib. Di luar, pelaku sudah ditunggu sebuah mobil minibus. Setelah itu, pelaku memasukkan kardus diduga berisi brankas tadi ke dalam mobil itu.
Bahkan, setelah memasukkan kardus yang diduga berisi brankas rampokan tadi, pelaku terlihat kembali ke dalam mal dengan membawa troli yang memuat kardus tersebut. Setelah itu, pelaku masuk kembali ke mobil dan berlalu bersama mobil itu. Meski sudah berhasil mengidentifikasi sang pelaku, Polsek Tegalsari hingga kini juga tengah berusaha mengidentifikasi nomor polisi mobil itu.

Berita Populer