BLT-DD Diperpanjang 3 Bulan, Begini Penjelasan Mendes-PDTT RI

Mendes-PDTT RI, Halim Iskandar di RSNU Jombang, Jawa Timur. (SP/M. Yusuf)

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Bantuan langsung tunai Dana Desa (BLT-DD) akan diperpanjang untuk tiga bulan berikutnya. Dan besaran BLT-DD yang akan diterima masyarakat mengalami penyusutan, dari Rp 600 ribu menjadi Rp 300 ribu.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes-PDTT) RI, Halim Iskandar menjelaskan, bahwa perpanjangan BLT-DD untuk tiga bulan berikutnya sesuai permintaan Presiden Joko Widodo.

"Jadi BLT-DD itu kan dua tahap. Tahap pertama Rp 600 ribu per-keluarga penerima manfaat untuk tiga bulan. Kebijakan kita keluarkan per-April - Juni. Nah untuk recovery, Pak Presiden memberikan arahan agar ditambah tiga bulan, tapi nominalnya Rp 300 ribu," jelasnya, usai acara peletakan batu pertama di RSNU Jombang, Sabtu (04/7/2020).

Halim memaparkan, perpanjangan BLT-DD untuk tiga bulan berikutnya tersalurkan secara simultan hingga Desember 2020. "Misalnya BLT-DD yang disalurkan bulan April - Juni, akan diperpanjang Juli - September," paparnya. Kemudian, terang Halim, bagi pencairan awal di bulan Mei - Juli, diperpanjang bulan Agustus - Oktober. Dan yang pencairan awal di bulan Juli - September, akan diperpanjang mulai bulan Oktober - Desember.

"Sehingga penyaluran BLT-DD, mulai April hingga Desember. Namun tentunya dengan varian masing-masing. Apabila dana desanya tidak cukup, bisa secukupnya. Semisal periode kedua hanya cukup dua bulan. Ya dua bulan saja tidak apa-apa," terangnya.

Sementara itu, ketika disinggung terkait isu reshuffle menteri, Halim menegaskan, bahwa reshuffle itu merupakan hak prerogatif Presiden. Presiden punya hak mengangkat dan memberhentikan menteri.

"Makanya selalu saya katakan, yang tahu ada reshuffle atau tidak, dan yang berhak ngomong itu hanya dua. Satu, Pak Presiden, dan yang kedua Allah," pungkasnya.

Perlu diketahui, Mendes-PDTT RI, Halim Iskandar menghadiri peletakan batu pertama pembangunan gedung RSNU Jombang, di Jalan KH Hasyim Asy'ari, Desa Balungbesuk, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa timur. Selain itu, juga ikut hadir dalam acara itu yakni Menteri Kesehatan RI, dr Terawan Agus Putranto, Menteri Tenaga Kerja RI Ida Fauziyah, Gubernur Jawa Timur, Wakil Ketua DPRD Jatim, Bupati dan Wabup Jombang, serta para Kiai dan Alim Ulama NU.(suf)