BKKBN Dan Komisi IX DPR RI Sosialisasikan Pembangunan Keluarga Bersama

BKKBN Provinsi Jawa Timur bersama mitra kerja Komisi IX DPR – RI menggelar kegiatan sosialisasi program pembangunan keluarga bersama mitra kerja tahun 2020. SP/ Patrick Cahyo

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN)  Provinsi Jawa Timur bersama mitra kerja Komisi IX DPR – RI menggelar kegiatan sosialisasi program pembangunan keluarga bersama mitra kerja tahun 2020 sebagai bentuk penyuluhan kepada keluarga berencana. Acara tersebut digelar di Kampus Universitas Narotama Surabaya, Jawa Timur, pada Kamis (8/8/2020).

Sosialisasi tersebut dihadiri langsung oleh Anggota Komisi IX DPR RI Arzeti Bilbina S.E. Mer, Kepala BKKBN Provinsi Jawa Timur Drs. Sukaryo Teguh Santoso, M.Pd, Rektor Universitas Narotama Dr. Arasy Alimudin, M dan jajarannya, beserta mahasiswa Narotama dan  puluhan warga Surabaya.

Pada pembukaan kegiatan sosialisasi tersebut, Arzeti Bilbina mengatakan bila dirinya berterima kasih kepada kepad seluruh pihak yang telah berpartisipasi. Peran Pemerintah melalui BKKBN dan didukung penuh oleh Komisi IX DPR-RI khususnya Surabaya – Sidoarjo melakukan advokasi dan sosialisasi Program Pembangunan Keluarga bersama Mitra Kelurga secara intensif, terarah dan tepat sasaran. Karena hal itu merupakan salah satu kunci  untuk merubah sikap, perilaku dan sistem nilai.

“Sosialisasi ini luar biasa, Narotama akan menjadi generasi pemimpin,  BKKBN dan DPR mengambil peran untuk mesosialisasikan pada generasi muda tidak saatnya menikah lebih dini tetapi memiliki lebih mengedepankan karir, pendidikan dan prestasi,” ungkapnya kepada Surabaya Pagi.

Komisi IX DPR RI, akan berkomitmen untuk mendukung program KKBPK, sebab program tersebut dinilai  dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap keluarga berencana, serta mendorong masyarakat untuk mengikuti program KB.

“Dengan pendidikan otomatis akan menujang pada penghasilan tinggi tentunya bisa menyejahterakan, selain itu segala sesuatu harus direncanakan matang sehingga bisa melahirkan anak –anak yang sehat, dua anak lebih sehat itu bisa dikatakan dashyat,” terangnya.

 

Sementara Itu, Kepala BKKBN Provinsi Jawa Timur Drs. Sukaryo Teguh Santoso menjelaskan terkait dengan program pembangunan keluarga bersama mitra kerja tahun 2020, merupakan bentuk sosialisasi yang dilakukan dengan tujuan memberikan pemahaman bagi masyarakat terhadap perkembangan program pangan kerja.

“Selain itu, tujuan dari kegiatan ini bagi mahasiswa yang menjadi generasi penerus memahami konsep pembanguan kelurga akan lebih baik jika mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Masyarakat akan lebih menata kehidupan lebih baik dengan pemahaman program keluarga berencana serta mendorong masyarakat untuk mengikuti program KB,” ujarnya.

Ia juga memaparkan bila program – program kerja yang meliputi konseling, pembelajaran masyarakat dan pelayanan teknis keluarga berencana, untuk menekankan pentingnya program KB bagi keluarga.

“Karena dengan begitu, akan melahirkan generasi yang berkualitas. Saat ini program KB tidak saja untuk perempuan melainkan juga pria, sehingga setiap kehamilan bisa direncanakan. Dengan perencanaan kehamilan maka setiap orang tua akan memberikan perawatan yang lebih sehingga melahirkan generasi yang diharapkan,” pungkasnya.  Ptrk