BIG Akar Berhasil Juarai Piala Presiden Esport 2020 Indonesia Timur

Surabaya, SURABAYAPAGI.com - Final Piala Presiden Esport 2020 Regional Indonesia Timur berlangsung dengan sengit dan meriah. Para pemain Esport atau kerap disebut atlet Esport tampak fokus pada permainan mereka yang berlangsung di Grand Atrium Pakuwon Mall Surabaya. Setelah melalui tahap penyisihan dan berhasil menyisihkan lawan-lawannya, Team BIG Akar berhasil memenangkan game Free Fire.

BIG Akar berhasil mengumpulkan poin sebanyak 1870 dan berhasil menepati posisi pertama, sedangkan di posisi kedua ada Team Aura dengan skor 1845. Team yang terdiri dari Haris Dwi Fitra (Pontianak), Eka Putra Johan (Nunukan), Abdurrahman (Makassar), Aditya Alfarabi (Lampung) ini mengaku menyiapkan stategi dengan bermain lebih sabar.

"Kami bermain lebih sabar, menggunakan taktik melatih emosi sebagai kunci kemenangan hari ini. Karena kalau kita gampang terpancing emosi, entah itu sedih maupun bahagia, bisa memengaruhi gaya permainan. Maka dari itu, saya selalu menerapkan kepada anggota untuk bermain secara sabar," Ujar Johan.

Dalam memilih anggota untuk tampil di Piala Presiden Esports 2020, Jonan mengaku kerap berkomunikasi dengan BIG yang tersebar hampir di seluruh daerah Indonesia.

Selain BIG Akar ada 10 pemenang yang akan melaju ke Final Nasional Piala Presiden Esports 2020. Mereka adalah Tim BIG AKAR sebagai pemenang game Free Fire, satu pemenang game eFootball Pro Evolution Soccer, dan delapan pemenang game Mobile Premiere League.

Ketua Panitia Giring Ganesha mengungkapkan Para pemenang di Kualifikasi Regional Indonesia Timur ini telah membuktikan bahwa mereka layak melaju ke Final Nasional dan mewakili Indonesia menghadapi para juara dari negara-negara ASEAN lainnya.

"Mari kita support mereka agar mampu mengemban tantangan menjadi juara dan mengharumkan nama bangsa di Piala Presiden Esports 2020," tutur Giring.

Piala Presiden Esports 2020 yang memasuki tahun kedua ini merupakan kolaborasi Indonesia Esports Premiere League (IESPL) sebagai mitra Pemerintah Indonesia melalui Kantor Staf Presiden (KSP), Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Turur hadir Tenaga Ahli Muda Kantor Staf Presiden, Aditya Syarief mengatakan, pemerintah sangat berkomitmen untuk pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia, khususnya esports.
"Industri Esports saat ini merupakan potensi ekonomi yang tertinggi dibanding industri film, musik, maupun olahraga. Maka dari itu, dalam jangka waktu lima tahun ke depan, pemerintah terus meningkatkan fokus terhadap ekosistem Esports Tanah Air.

Pada tahap Final Nasional nanti, perwakilan atlet Esports Indonesia akan bertanding melawan atlet Esports Asia Tenggara, yaitu Thailand, Vietnam, Malaysia, Singapura, Filipina, dan Kamboja yang akan dilasungkan di Jakarta.

Aditya menambahkan bahwa saat ini pemerintah sedang berkoordinasi dengan beberapa kementerian untuk pengembangan esport, agar memiliki regulasi yang jelas sehingga pengembangannya lebih terarah. Karena Esports di Indonesia masih dalam proses berkembang. Kami berharap Piala Presiden Esports menjadi wadah yang tepat dan mensejahterakan atlet Esport baik dari kelas regional hingga internasional. Iker