•   Rabu, 8 April 2020
Ekonomi China

Bersyukur dan Meminta Ampunan pada Yesus

( words)
Suasana perjamuan suci di Gereja Sidang Pantekosta Di Indonesia (DSPDI) Jemaat Filadelfia “Allah Itu Kasih”.


Perjamuan Suci Minggu Pertama

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Hari Minggu merupakan hari yang menjadi kebiasaan untuk umat Kristen beribadah. Sebetulnya tidak hari minggu saja umat Kristen beribadah, karena hubungan sepiritual mereka berlangsung setiap hari. Namun hari minggu dipilih sebagai hari mengucap syukur dan meminta hikmat berkat, serta ampunan kepada Yesus Kristus.

Umat Kristen biasanya melakukan ibadah setiap hari minggu, entah pagi, siang, atau sore. Ibadah tersebut biasanaya akan disesuaikan dengan usia. Maka munculah kebaktian Sekolah Minggu untuk anak usia TK hingga SD, Komunitas Remaja untuk anak-anak usia remaja, Komunitas Dewasa untuk dewasa muda atau anak muda, serta kebaktian umum yang bisa dihadiri oleh semua usia dan kalangan.

Gereja Sidang Pantekosta Di Indonesia (DSPDI) Jemaat Filadelfia “Allah Itu Kasih” yang berada di Jl. Banyu Urip Wetan V – F / 27 mengadakan ibadah kebaktian pada minggu pertama. Dalam liturgi jemaat Pantekosta, pada minggu pertama mereka biasanya mengadakan Perjamuan Suci.

Sebelum menuju Perjamuan Suci, para jemaat akan diajak untuk melakukan penyembahan, kemudian workship leader akan memulai kebaktian dan mengajak jemaat untuk menyanyikan lagu pujian, kemudian melakukan persembahan. Persembahan memiliki arti bahwa jemaat akan memasukan uang mereka ke dalam kantung berwarna merah yang nantinya uang tersebut akan digunakan untuk pelaksanaan pemeliharaan gereja. Setelah melakukan persembahan, barulah Pengkotbah menceritakan tentang firman Tuhan. Pada sesi terakhir, Perjamuan Suci dijalankan.

Perjamuan Suci ini merupakan kebiasaan yang dilakukan umat Kristen maupun Katholik untuk bersyukur dan percaya kepada Yesus Kristus dengan memakan tubuh dan meminum darah Yesus. Namun dengan perumpaan memakan roti yang dibuat tanpa ragi sebagai tanda tubuh Yesus dan meminum anggur sebagai tanda darah Yesus.

Bagi jemaat Kristen Pantekosta ada rahasia hidup dalam berkat Tuhan yang harus terus diingat, dipahami, dan dijalankan, yaitu: hati untuk Tuhan, pikiran untuk Tuhan, waktu untuk Tuhan. Namun tidak hanya filosofi rahasia hidup, melainkan masih ada filosifi pelayanan yang menyatakan tentang hidup dengan iman, bekerja menurut panggilan. Serta filosofi doa yang menyatakan tentang banyak doa – banyak berkat, kurang doa – kurang berkat, tidak berdoa – tidak ada berkat. Dengan tiga filosofi kehidupan yang dipegang teguh oleh umat Kristen Pantekosta ialah Percaya dapat, pasti dapat.byta

Berita Populer