•   Selasa, 28 Januari 2020
Peristiwa Politik

Berebut Rekomendasi, Sholahuddin dan Yuhronur Merapat ke PPP

( words)
Yuhronur Efendi resmi mendaftar sebagai Bacabup dari PPP. FOTO:SP/MUHAJIRIN KASRUN


SURABAYA PAGI, Lamongan - Penjaringan Bakal calon bupati dan wakil bupati yang dilakukan oleh DPC PPP Lamongan memasuki 9 hari. Pada Kamis (5/12/2019) ada dua bakal calon bupati merapat ke PPP untuk berebut rekomendasi dari partai berlogo Ka’bah ini.

H. Sholahuddin resmi merapat ke partai PPP yang diwakilkan oleh timnya mengambil formulir pendaftaran. "Karena kesibukan beliau, untuk pengambilan formulir ini kami yang mewakili Pak Sholahuddin," kata H.M Ilham Ketua Tim 9 kepada wartawan.

Disebutkan olehnya, pengambilan formulir ini sebagai proses dan tahapan yang harus dilalui dan harus diikuti, untuk berikhtiar mendapatkan rekomendasi dari PPP. "Dan dalam waktu dekat H. Sholahuddin akan mengembalikan formulir dan agendakan datang bersama tim," jelasnya.

Sementara itu, di hari yang sama Yuhronur Efendi juga merapat ke PPP bersama timnya. Pria yang juga Sekda Lamongan resmi mendaftar mengaku sebagai jawaban, atas isu yang beredar kalau dirinya pasca munculnya Deddy Nordiawan anak bupati mendaftar ke Gerindra, memupuskan harapannya untuk mencalonkan.

"Kedatangan saya ke PPP ini sebagai jawaban kalau saya serius untuk mencalonkan bupati, dan menjawab kalau saya bukan loyo dan ngokroh, dan saya siap saja melawan siapa saja,"akunya kepada sejumlah wartawan yang meliput.

Saat ditanya kenapa juga mendaftar ke PPP, Yuhronur mengaku sreg dengan partai yang sudah berpengalaman dalam konstelasi pilkada. Selain itu saya juga tertarik mendaftar ke PPP salah satunya tagline PPP Bergerak Bersama Masyarakat.

Na’im Ketua DPC PPP Lamongan menyebutkan, sudah ada 8 tokoh putra dan putri yang ikut penjaringan partainya. Ke 8 itu diantaranya 3 tokoh diantaranya sudah mengembalikan formulir, diataranya H. Suhandoyo, H. Kaharudin dan Yuhronur Efendi, sedangkan lainnya masih belum mengembalikan.

Ke enam putra putri terbaik Lamongan yang belum mengembalikan formulir pendaftaran adalah, H. Sholahuddin, Sa’im, Kartika Hidayati, KH. Biin Abdussalam, Aris Fiyanto. "Kita tunggu hingga terakhir penjaringan pada 11 Desember 2019 mendatang," terangnya.

Terkait siapa yang akan direkomendasi partainya, Na’im menyerahkan semua ke mekanisme DPP PPP, karena yang mengeluarkan rekom. Meski demikian semua yang ikut penjaringan masih punya peluang yang sama.

"Setelah penjaringan selesai nanti, nama-nama yang mendatar ke PPP akan diserahkan ke DPP, dan oleh DPW akan bersurat ke DPP agar nantinya dikeluarkan rekomendasi kepada pasangan calon bupati dan wakil bupati," pungkasnya.jir

Berita Populer