•   Senin, 6 April 2020
Kuliner

Berbagi Berkah Imlek dengan Lontong Cap Gomeh

( words)
Server Restoran Warung Pati meracik Lontong Cap Go meh di Deka Hotel Surabaya, Jawa Timur, Selasa (28/1/2020). SP/Julian


SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Hari Raya Imlek telah lewat beberapa waktu lalu, namun rangkaian acaranya masih berlangsung seperti tradisi orang Tionghoa yakni Cap Go Meh. Salah satu hotel di kawasan Surabaya Barat yakni Deka, menggelar bagi-bagi Lontong Cap Go Meh gratis kepada pengunjung. Acara bagi-bagi ini tepatnya berlangsung di Waroeng Pati Restoran.


Image

Lontong Cap Go Meh adalah masakan adaptasi peranakan Tionghoa Indonesia terhadap masakan Indonesia, tepatnya masakan Jawa.

General Manager Deka Hotel Surabaya HR Muhammad, Budi Setiawan mengatakan, Lontong Cap Go Meh biasanya disantap keluarga Tionghoa Indonesia pada saat perayaan Cap go meh, yaitu empat belas hari setelah imlek atau tepatnya hari kelima belas bulan 1 penanggalan imlek.

"Akan tetapi kini hidangan ini juga kerap disajikan kapan saja, tidak hanya ketika ada moment Cap Go Meh,” katanya.

Masih menurut Budi, acara ini ditujukan untuk berbagi berkah kepada semua pengunjung Deka Hotel ataupun Warong Pati yang dimana masih dalam rangka Chinese New Year.

Sementara itu Chef Deka Hotel, Ronang mengatakan, pada dasarnya lontong Cap Go Meh ini terdiri dari 10 macam masakan, diantaranya lontong yang disajikan dengan opor ayam, sayur lodeh, sambal goreng hati, acar, telur pindang, abon sapi, bubuk koya, sambal, dan kerupuk.

"Untuk perporsinya dijual seharga Rp.60.000. Namun saat ini yang disajikan masih free untuk pengunjung saja. Cap Go Meh cocok jika disajikan dengan Es Sinom maupun Es Godir," tutupnya.indra

Berita Populer