Belasan Rumah di Blitar Rusak Parah Akibat Angin Kencang

Kondisi rumah rumah korban Angin Puting beliung.SP/Les

 

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Hujan deras disertai angin kencang yang melanda di Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar Jawa Timur merusak belasan rumah warga di dua desa, pada Selasa (2/6/2020). Dua desa yang di amuk Puting Beliung adalah Desa Tunjung dan Desa Bakung.

Kejadian itu di benarkan Staf Humas Polres Blitar Kota Bripka Supriyadi seijin Kapolres Blitar Kota AKBP.Leonard M Sinambela SH.S.IK MH, Supriyadi menjelaskan angin kencang menerjang sekitar pukul 16.00 WIB yang semula hanya angim ringan, di sertai cuaca mendung.

"Hujan yang disertai angin kencang terjadi kurang lebih 1 jam. Angin kencang tersebut menumbangkan beberapa pohon. Akibatnya pohon tumbang menimpa empat rumah, satu unit mobil, serta kandang ternak milik warga," jelas Supriyadi, Rabu (3/6/2020).

Sementara dari penelitian team BPBD Kab.Blitar serta unsur Kodim 0808 Blitar dan Polres Blitar kota saat datangi di dua Desa tersebut pada (Rabu 3/5) kerusakan total keseluruhan ada 15 rumah warga yang terdampak puting beliung.

Sedang data beberapa pemilik rumah yang tertimpa pohon paling parah yakni rumah milik KH Duki di Desa Tunjung RT 03 RW 04 tertimpa pohon sengon, rumah milik Rois di Dusun Banjarsari Desa Tunjung, garasi dan satu unit mobil di dalamnya tertimpa pohon kenitu. Lalu rumah milik Toyah warga Dusun Krajan Desa Tunjung dapurnya tertimpa pohon jati. Sementara di Desa Bakung rumah milik Asrori dan kandang ternaknya juga tertimpa pohon.

"Ada empat rumah dan satu unit mobil serta kandang ternak warga yang mengalami kerusakan parah selain kerusakan di belasan rumah warga lainya. Namun dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut," tambah Brigpol Supriyadi.

Tampak warga masarakat di dua desa itu bersama petugas gabungan kemudian melakukan pembersihan pohon yang roboh Rabu (3/6/2020) pagi. Juga pembersihan sisa bencana terpaksa dilakukan sehari pasca kejadian karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan.

Semenyara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar Achmad Cholik ketika di Desa Bakung, mengatakan, kerusakan rata-rata terjadi di bagian atap rumah karena tersapu angin yamg begitu kencang.

"Kerusakan rata-rata pada atap rumah. Sampai saat ini kami masih menghitung kerugian dan mendata kerugian material lainya akibat bencana ini," terang mantan Kabag Humas Pemkab Blitar ini.

Masih menurut Cholik Pemkab Blitar akan memberikan bantuan kepada korban terdampak. Untuk besaran bantuan, menyesuaikan kategori kerusakan bagian bangunan yang tertimpa pohon roboh sehingga masing masing terdampak Angin kencang mendapat bantuan secara akurat, pungkas Abdul Cholik.Les