•   Rabu, 19 Februari 2020
Fashion

Batik Madura Khas Anak-Anak Tampil di East Java Fashion Harmony 2019

( words)
Batik anak-anak karya desainer Fiky Aisyah (kanan belakang) mendapat ucapan khusus dari Gubernur Jawa Timur Hj Khofifah Indar Parawansa (tengah belakang) di acara East Java Harmony Fashion 2019 di Surabaya (21/11/2019).


SURABAYAPAGI.COM - Ragam corak batik tulis Jawa Timur memang tersebar di hampir 38 kabupaten/kota dengan ciri khasnya sendiri-sendiri. Tak terkecuali batik tulis khas dari Madura yang juga banyak sekali peminatnya. Salah satunya yang kemarin (21/11/2019) ditampilkan di East Java Fashion Harmony 2019, Ajang Fashion Show termutakhir di Jawa Timur.

Batik asal Madura yang mendapatkan kesempatan emas itu adalah batik dengan Brand F& R Madura. Batik karya desainer muda Fiky Aisyah ini cukup mengundang decak kagum para hadirin yang hadir termasuk Gubernur Jawa Timur Hj Khofifah Indar Parawansa.

Sang desainer, Fiky Aisyah mengaku brand batik yang ditampilkannya ini sengaja agak berbeda dari yang lain. Jika sejumlah desainer lainnya lebih berkreasi pada kostum batik dewasa, namun dirinya memilih untuk membuat baju batik anak-anak perempuan ataupun laki-laki. “Khas corak dan motif Batik yang kami pakai dari Pamekasan dan Bangkalan, tapi kali ini yang kami tampilkan khusus untuk anak-anak,” papar Fiky, ditemui usai gelaran Fashion Harmony 2019 di Shangri-La Surabaya, Kamis malam (21/11/2019).

Tema yang dipakai juga sudah ditentukannya sendiri. Yakni tema baju anakHoliday Batik yang menandakan keceriaan saat liburan. Desain ini cenderung dipilih untuk suasana santai buat anak-anak. Tapi tetap punya ciri khas unik dan beda. “Biasanya batik untuk anak-anak kadang monoton itu-itu saja. Tapi saya pilih yang unik. Karena Saya pengen anak-anak juga suka pakai batik dengan warna yang cerah. Sehingga anak-anak senang pakai batik,” terang istri dari Ra Nasich As-Schal anggota DPRD Jawa Timur ini.

Dari 10 desain baju batik Anak yang ditampilkan kemarin, semuanya memiliki desain yang berbeda beda. Meski warnanya didominasi warna hijau kuning dan padanan warna putih. Hampir semuanya bisa dikombinasikan dengan bahan yang lain. “Kadang atasannya saja batik, bawahnya bebas atau sebaliknya sesuai selera,” jelasnya.

Saat ditanya perasaan bisa tampil di Fashion Harmony 2019, Fiky mengaku sangat bersyukur. Kepercayaan ini adalah semangat untuk langkah-langkah menghasilkan karya desainer batik selanjutnya. “Alhamdulillah saya bener-bener ndak nyangka . Saya ini dipilih untuk bisa tampil di acara ini. Kebahagiaan ini semakin bertambah ketika bisa sejajar dengan desainer senior dan nasional lainnya,” ucapnya.
Fiky mengaku baru 3 tahun ini menggeluti secara serius Dunia desainer baju batik. Ia juga merintis untuk mengikuti sejumlah Pameran dan ajang Fashion show di sejumlah tempat. “Tampil di Fashion Harmony ini sangat bangga apalagi ini mendapat kesempatan satu catwalk dengan perancang busaha ternama Ivan Gunawan dan disaksikan oleh Ibu Gubernur Khofifah,” pungkasnya senang.rko

Berita Populer