•   Sabtu, 29 Februari 2020
Bisnis Makro

Bareng Grab, Tamasia Luncurkan Tabungan Emas

( words)
Co-Founder dan CEO Tamasia Muhammad Assad menjelaskan aplikasi digital jual beli emas secara syariah, Rabu (11/10). SP/rpb


SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Menjadi platform penyedia jasa transportasi online yang kerap menyasar UMKM lewat GrabKios, kali ini Grab akan menunjukkan kiprahnya lagi dengan menghadirkan layanan keuangan dalam bentuk tabungan emas digital.

Dalam menjalankan layanan tabungan emas ini, tentunya Grab tidak sendirian. Kali ini Grab digandeng oleh Tamasia, salah satu platform aplikasi digital yang menyediakan layanan keuangan dalam hal jual beli emas.

Co-Founder dan CEO Tamasia, Muhammad Assad menyampaikan layanan baru ini memungkinkan mitra GrabKios menawarkan tabungan emas kepada pelanggan. Kolaborasi merupakan langkah tindak lanjut setelah terpilihnya Tamasia dalam program Grab Venture Velocity (GVV).

"GrabKios bisa menawarkan tabungan emas yang aman, tepercaya dan sesuai dengan kaidah syariah," katanya melalui siaran pers.

MitraGrabKios bisa menjual tabunganemasTamasia mulai dari Rp 10.000, yang akan dikonversikan dengan gram sesuai hargaemas saat itu.

Pembayaran bisa dilakukan melalui virtual account berbagai bank ternama, pembayaran instan seperti OVO dan juga gerai retail Alfamart.

Setelah itu, tabunganemas yang dimiliki dapat dicetak secara fisik dengan berupa logam mulia bersertifikat Antam, dengan pilihan ukuran 1, 5, 10, 25, 50, 100 gram. Emas tersebut dapat dikirimkan langsung ke alamat pelangganGrabKios.

Selain itu, Mitra juga bisa mengamati pergerakan harga emas yang diupdate setiap hari dan membagi pengetahuan tersebut kepada para pelanggan mereka. Dengan terintegrasinya sistem Tamasia ke dalam platform GrabKios, kata Assad, masyarakat akan semakin mudah berinvestasi emas.

Layanan baru ini juga membantu mitra GrabKios untuk semakin mengembangkan usahanya khususnya dalam layanan pengelolaan investasi berbasis syariah. Ini karena Tamasia menggunakan stok emas fisik berupa emas logam mulia dari Antam, bukan emas trading atau gold paper yang tidak ada wujud fisiknya.

"Ini bisa jadi momentum terbaik kami untuk dapat mengembangkan jaringan distribusi dan meningkatkan penjualan emas Tamasia di tahun 2020 nanti," kata Assad.

Berita Populer