Banyak Investor AS ingin Tanam Modal di Indonesia

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Ketua delegasi 15 investor Amerika, Hartadinata Harianto mengatakan, luas darat dan laut Indonesia menjadi faktor alasan para belasan investor asal Amerika Serikat pengin menanamkan modalnya di tanah air.
Mereka melihat banyaknya peluang usaha yang bisa dikembangkan di Indonesia. Hal itu terungkap usai diadakannya pertemuan dengan Menteri Perhubungan dan Kementrian Pariwisata serta Luar Negeri, Stern Resources Group pada Selasa (22/02) pagi di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat.

Acara dialog dengan para calon investor Amerika Serikat yang digelar Selasa (22/02) pagi di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, dibawah naungan KJRI, dan dukungan Bank Indonesia (BI), BKPM, bank BRI serta bank BNI, urai Hartadinata Harianto, Ketua delegasi 15 investor Amerika, ditandai dengan keseriusan para investor asal negeri Paman Sam untuk menanamkan modalnya di Tanah Air, Indonesia.

Berkaca dari keberhasilan investor sebelumnya, Hartadinata Harianto selaku ketua delegasi 15 investor Amerika, mengaku optimis akan keberhasilan para investor menanamkan modalnya di Indonesia.
“Perusahaan teman saya sudah investasi di Lombok dan kita kan selalu ekspansi. Investor tersebut, ada yang sebelumnya sudah investasi di indonesia, dan ada juga investor baru. Dan sambutan dari Yogkarta, Solo dan daerah lain, sangat besar. Saya sangat optimis” ujarnya, seusai acara berlangsung.

Adapun ekspansi bisnis yang akan dikembangkan oleh para investor tersebut, jelas Hartadinata Harianto mencakup berbagai sektor. Salah satu sektor yang menjadi target utama Stern Resources dan induk perusahaannya ada di bidang kesehatan.

“Kami akan Investasi banyak di bidang teknologi heatlh care, karena di Indonesia kan supllynya sangat rendah Kami merasa sangat menguntungkan," ujar Hartadinata.

Luas darat dan laut Indonesia menjadi faktor alasan para belasan investor ini ingin menanamkan modalnya di tanah air. Mereka melihat banyaknya peluang usha yang bisa dikembangkan di Indonesia.

“Dan saya sebagai orang Indonesia merasa diwajibkan untuk memajukan negara ini dengan menjakan investor masuk kesini,” pungkas Hartadinata.
Namun ketika ditanya tentang besaran anggaran, para investor ini enggan membocorkan karena hal tersebut akan mengikuti seberapa banyak kebutuhannya.ds