•   Senin, 9 Desember 2019
JawaTimur

Bantuan Bibit Tembakau 2019 Menurun

( words)
Petani tembakau saat memelihara bibit tembakaunya di lahan penangkaran


SURABAYAPAGI.com, Sumenep – Pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura (Dispertahortbun) Kabupaten Sumenep terus memberikan bantuan bibit gratis bagi petani tembakau, termasuk tahun 2019. Namun, bantuan yang diberikan tahun ini mengalami penyusutan dibandingkan tahun 2018.
Berdasarkan data dinas, tahun ini bantuan untuk penangkaran bibit hanya tersebar di 10 titik. Sementara tahun 2018 bantuan benih dan pembibitan terbesar di 17 titik penangkar untuk lahan tegal dan gunung.
"Sekarang sedikit, hanya 10 titik," kata Abdul Hamid, Kabid Perkebunan, Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura (Dishortbun) Sumenep, Rabu (26/6/2019).
Meski begitu, Hamid enggan merinci lokasi penangkaran tahun ini, termasuk anggaran yang disediakan untuk pembibitan tembakau tersebut. "Hanya di Kecamatan Guluk-guluk yang dua titik," ungkapnya.
Nantinya kata dia, bibit tembakau hasil penangkaran tidak boleh dijual belikan, harus disalurkan kepada petani secara gratis.
"Bantuan bibit tetap melaksanakan, artinya pemberian bibit cuma-cuma tetap diprogramkan," ujarnya.
Untuk jenis bantuan bibit yang diberikan adalah varietas Prancak N1. Sebab, berdasarkan hasil survei varietas tersebut sangat bagus dibandingkan varietas lain, karena kadar air tidak terlalu tinggi.
Selain itu, sebagai langkah Pemerintah Daerah untuk mempertahankan varietas lokal. "Harus dipertahankan," tandasnya.
Dia pun berharap adanya bantuan tersebut bisa meringankan petani dalam segi permodalan. Petani sudah tidak lagi mengeluarkan biaya pembelian bibit. (haz)

Berita Populer