Bantah Hidupkan Kembali Dwifungsi ABRI

SURABAYA PAGI, Yogyakarta - Menteri Koordinator Bidang Maritim, Jend (Purn) Luhut Pandjaitan, mengakui adanya wacana menempatkan TNI aktif ke posisi pemerintahan sesuai dengan kapasitasnya. Ia membantah tentang adanya kabar mengembalikan dwifungsi TNI/ABRI yang dihembuskan oleh pihak tak bertanggungjawab.
Ia mencontohkan pengalamannya pernah menduduki posisi Menkopolhukam. Lantas kini ia menjabat Menko Maritim di mana banyak posisi yang sebenarnya harus diisi oleh orang yang benar-benar berkompeten. Seperti di kelautan, maka tidak boleh diisi oleh orang yang tidak berkompeten karena posisinya yang sangat strategis.
"Karena saya di Kemaritiman ya Kelautan. Banyak posisi yang eloknya diisi oleh orang yang berkompeten," ujarnya saat berada Yogyakarta, Minggu (24/2).
Di kelautan misalnya, karena berkaitan dengan keamanan maka yang patut mengisi jabatan di Kelautan bisa berasal dari Angkatan Laut. Mereka mengerti akan kebutuhan untuk memaksimalkan potensi dan menangani permasalahan kelautan. "Kalau ada yang menolak wacana itu silahkan," tambahnya.
Terkait dengan isu mengembalikan Dwi Fungsi ABRI/TNI, ia membantahnya. Ia menandaskan sama sekali tidak terbesit untuk menghidupkan kembali Dwifungsi ABRI/TNI.
"Nggak ada itu, ngarang Dwifungsi ABRI, segala macam kok pengen dimainin isu. Kita nggak bego," tegasnya.