•   Sabtu, 22 Februari 2020
SGML

Banjir Mulai Surut, Warga Bersihkan Bekas Sampah

( words)
Kawasan Ngablak yang terendam banjir. (SP/MIS)


SURABAYAPAGI.com, Gresik - Banjir yang menerjang empat kecamatan Kabupaten Gresik, Jawa Timur, hingga Senin (26/2/2018) mulai surut. Meski begitu, genangan air terjadi dimana-mana. Bahkan sejumlah rumah warga masih ada yang tergenang air. Begitu pula persawahan dan beberapa ruas jalan lingkungan.
Seperti di Desa Ngablak Kecamatan Bungah. Jika sebelumnya ketinggian air mencapai antara 50 hingga 60 cm, kini surut hingga ketinggian air terakhir tinggal 10 cm. Seorang warga Ngablak, Sutejo korban banjir mengatakan air yang sempat merendam pemukiman selama sehari semalam kini berangsur surut. Meski begitu, aktifitas warga, masih lumpuh. Warga Ngablak belum beraktifitas karena masih membersihkan sampah bekas terseret air. "Air sudah berangsur surut, tapi warga belum beraktifitas," ujar Sutejo, Senin (26/2/2018), Sebagaimana diketahui, banjir yang melanda di empat kecamatan tersebut disebabkan meluapnya Kali Lamong dan Sungai Bengawan Solo.

Kepala BPBD Gresik, Abu Hasan mengatakan daerah selatan yang dilanda banjir yakni Kecamatan Balongpanggang dan Benjeng. Dua kecamatan ini, setiap tahun menjadi langganan banjir akibat meluapnya Kali Lamongan. Banjir kali ini Benjeng, kategori terparah. Pasalnya, selain persawahan terendam, sekolahan, Koramil Benjeng, dan Kantor Kecamatan Benjeng turut tergenang air.

"Status siaga satu belum dicabut. Karena potensi banjir susulan masih ada," kata petugas BPBD Gresik di lokasi Banjir Benjeng. Mis

Berita Populer