Bajunya Laku, Run Pulang Tanpa Baju Seperti Artis Bollywood

Run menggunakan baju ketat, jajakan jualannya di sepanjang Jalan Mutika depan Hotel Surabaya kab. Sumenep. (ft. Ainur Rahman/ SP)

 

SURABAYA PAGI SUMENEP - Pandemi Covid 19 di Kab. Sumenep, terus meningkat, masyarakat mengeluh karena dampaknya sangat terasa lebih-lebih kepada perekonomian, hal ini dialami oleh R6n (56) adalah nama samaran, seorang penjual baju di pasar anom kab. Sumenep

Sejak adanya pandemi covid 19 usahanya macet dan perekonomiannya lumpuh total, sementara kebutuhan terus meningkat, sebagai pedagang kecil dirasa sudah lelah menghadapi situasi covid 19 ini.

Akhirnya Run, menggunakan dagang jualannya dengan memakai pakain ketat mengelilingi jalan di sekitaran kota, tepatnya di depan Hotel surabaya, Jalan Mustika I kelurahan Bangselok kab. Sumenep.

Ditengah kerumunan anak-anak nongkrong di warung kopi, Run menjajakan dagangannya yang tidak laku, namun dengan cara memakai baju dagangannya, spontan baju yang dikenakan langsung di beli 100 ribu oleh teman-teman yang ikut menyaksikan Run.

Sesaat dikerumuni anak-anak angkringan di warung Kopi, Run setengah malu dengan menggunakan baju ketat layaknya perempuan seksi yang memamerkan bentuk tubuhnya yang ketat. Sesaat kemudian Run menyalakan motornya dan lari sekencang-kencangnya menuju rumahnya di jalan kota depan Poslantas sumenep.

"Aneh-aneh saja zaman sekarang, pandemi covid 19 dan kehancuran perekonomian masyarakat, jadi tidak aneh lagi jika banyak orang yang stres dengan menutup wajahnya pakai masker" kata salah satu warga yang menyaksikan Run, saat itu. (07/08)

Jadi sambungnya, memang semua orang mengalami kelumpuhan perekonomian saat ini, namun kita perlu menjalaninya dengan penuh kesabaran, sebab jika tidak sabar maka yang terjadi kehilangan akal sehatnya. Maka yang penting dilakukan saat ini adalah bersabar dan menahan lapar dan merawat nyawa. Pungkasnya.  AR