•   Jumat, 13 Desember 2019
Peristiwa Politik

Bahas Jatah Menteri atau Keutuhan NKRI?

( words)
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (kanan) bersalaman dengan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto di DPP PKB, Jakarta, Senin (14/10/2019). Kedatangan Prabowo ke DPP PKB dalam rangka silaturahmi dengan Muhaimin.


‘Gerilya’ Prabowo Jelang Pelantikan Jokowi-Ma’ruf Amin

Setelah menemui Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh, Minggu (13/10/2019) malam, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto mendatangi Kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Senin malam (14/10/2019). Prabowo menemui Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Ini merupakan lawatan kedua Prabowo ke ketua umum koalisi pendukung Presiden Joko Widodo atau Jokowi menjelang pelantikan.
Wartawan SurabayaPagi,
Jaka Sutisna

Sehari sebelumnya, Prabowo bertamu ke kediaman Ketum Partai Nasdem Surya Paloh di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan. Prabowo tiba di Markas PKB sekitar pukul 18.50 WIB. Rombongan Prabowo menumpangi dua mobil berkelir putih. Prabowo hadir bersama orang di lingkaran paling dekatnya.

Jajarannya tidak jauh berbeda seperti saat bertemu Surya Paloh kemarin. Tampak hadir Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani, Wakil Ketua Umum Sugiono, Wakil Ketua Umum Edhy Prabowo, dan Wakil Ketua Umum Sufmi Dasco Ahmad.

Mereka tampak kompak mengenakan batik. Prabowo mengenakan batik berwarna cokelat. Kehadiran Prabowo dan rombongan langsung disambut Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

Setibanya di lokasi, Cak Imin dan Prabowo langsung ramah tamah dan cipika-cipiki. Tampak menemani Cak Imin jajaran DPP PKB seperti, Sekretaris Jenderal Hasanuddin Wahid, Wakil Ketua Umum Jazilul Fawaid, Wakil Ketua Umum Ida Fauziah, Wakil Ketua Umum Cucun Syamsurizal, Wakil Ketua Umum Hanuf Dhakiri, Ketua DPP Daniel Johan, serta Wasekjen Faisol Reza.

Sebelumnya, Cak Imin bilang pertemuan tersebut merupakan inisiatif Prabowo. Dia mengatakan akan menyajikan Prabowo jamuan makan malam nasi kebuli.

"Ahlan wa sahlan, siap menyambut, kita siap menyajikan sajian nasi kebuli untuk beliau, dan kita sambut dengan penuh kekeluargaan," katanya.

Prabowo menyebut pertemuan ini dibuat karena dirinya menghindari perpecahan.

"Kita harus menghindari perpecahan, apalagi yang mengarah ke fisik, harus kita hindari. Itu keyakinan saya, itu tekad saya, saya akan berjuang sekeras mungkin untuk kita selalu menghindari perpecahan. Karena itu, saya sangat bahagia saya merasa dekat dengan PKB dari dulu," ujar Prabowo di DPP PKB, Jl Raden Saleh, Jakarta Pusat, Senin (14/10/2019).

Prabowo menyebut pertemuan antarpartai perlu dilakukan. Komunikasi antarpimpinan partai pun perlu dijaga.

"Pertemuan semacam ini saya anggap sangat penting, karena kita perlu untuk menjalin komunikasi politik yang baik di antara semua pimpinan partai politik," kata Prabowo.

Prabowo menyebut adu gagasan dan argumen bisa terjadi pada saat pertarungan. Namun, setelah kontestasi selesai, diperlukan penggabungan kekuatan demi kepentingan rakyat.

Senada, Cak Imin mengatakan dalam pertemuan ini, ia berdiskusi tentang masa depan Indonesia bersama mantan Pangkostrad itu.

"Kami tadi bukan hanya silaturahmi, berdiskusi banyak hal menyangkut masa depan pembangunan nasional, masa depan ekonomi kita, masa depan politik nasional, masa depan Indonesia adil, makmur, dan sejahtera," kata Cak Imin usai pertemuan.

Dia harap bekerja sama PKB dan Gerindra terus berlanjut demi Indonesia. Dia mengatakan PKB dan Gerindra berkomitmen bekerja agar partai politik bermanfaat bagi masyarakat Indonesia.

"Kita bersama Pak Prabowo juga berdasarkan pengalaman beliau yang panjang, kita ingin terus bekerja sama bahu-membahu untuk segera menghadirkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat. PKB dan Gerindra berkomitmen untuk terus bekerja sekuat tenaga agar partai-partai politik di tanah air kita bermanfaat semaksimal mungkin untuk kepentingan masyarakat, rakyat, dan bangsa kita," ujar Cak Imin.

Sempat beredar isu jika safari Prabowo ini demi mendapatkan kursi jatah menteri dalam kabinet Jokowi. Terkait hal ini, PKB tak keberatan.

Waketum PKB Jazilul Fawaid memastikan PKB tak mempersoalkan jika Gerindra dan PAN masuk kabinet. Dia menyebut keputusan tersebut merupakan hak prerogatif Jokowi.

"Begini, kalau PKB itu menyerahkan kepada Pak Jokowi, karena itu prerogatifnya. Soal 01, 02 itu ya kembali yang penting pada kebersamaan. PKB selama ini mengedepankan kebersamaan," terang Wakil Ketua MPR itu.

Terkait calon menteri dari PKB, Jazilul mengungkapkan sudah ada sejumlah nama kader yang diajukan ke Jokowi. Namun, dia mengaku tidak tahu siapa saja dan berapa yang diajukan oleh sang ketum, Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

"Ya Cak Imin yang tahu ada berapa kan. Mintanya berapa ya nanti Cak Imin yang kasih tahu," ucap Jazilul.

Diberitakan sebelumnya, PKB mengusulkan 10 nama ke Jokowi untuk dipilih menjadi menteri. PKB berharap kursi menteri untuk mereka bertambah.

"Iya benar (10 nama). Iya (berharap bertambah), agar lebih bermanfaat untuk masyarakat," kata politikus PKB Daniel Johan.

Berita Populer