•   Minggu, 23 Februari 2020
SGML

Arang dan Nufa Market, Unit Usaha yang Bisa Naikan Ekspor

( words)
Menteri UKM dan Bupati Fadeli mencicipi makanan ringan olahan dari jagung yang akan diekspor ke luar negeri. (SP/ MUHAJIRIN KASRUN)


SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Nilai ekspor pada tahun 2017 lalu itu mengalami peningkatan yang cukup besar. Peningkatan nilai ekspor itu terutama didukung oleh adanya kenaikan jumlah perusahaan pelaksana ekspor sebanyak dua unit usaha. Yakni Asosiasi Pengusaha Arang dan Nufa Market dengan produk ekspor berupa beras, olahan ikan, dan jagung.

"Alhamdulillah nilai ekspor produk asal Lamongan tahun 2017 lalu naik sebesar Rp 13 M, dari sebelumnya yang hanya menjadi 123,9 M tahun 2016, dan pada tahun 2017 menjadi 136,9 M," kata Mohammad Zamroni, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lamongan, Selasa (10/4).

Disebutkan olehnya, dari jumlah unit usaha pelaksana ekspor yang sebelumnya di tahun 2016 ada 60 perusahaan, sambung dia, di tahun 2017 menjadi 62 perusahaan. Kenaikan jumlah perusahaan tersebut menurut dia juga tidak lepas dari peran Pemkab Lamongan yang secara kontinyu melakukan pembinaan terkait dengan prosedur ekspor.

Selain itu Disperindag juga secara rutin memberikan informasi peluang pasar perdagangan luar di negeri serta promosi dan misi dagang. Selama ini komoditi yang banyak diekspor adalah sarung tenun ikat, berbagai kerajinan kreatif, dolomit, meubelair, pupuk alam, snack, dan olahan hasil ikan laut.

Negara tujuannya beragam, mulai dariTimur Tengah, Australia, Jamaika, China, Jepang, Korea, Amerika, Singapura, Malaysia hingga Eropa

Sedangkan di tahun 2017, komoditi baru dari Kabupaten Lamongan yaitu arang, sebanyak 24 kontainer langsung menembus pasar Mesir oleh ekportir Asosiasi Pengusaha Arang dari Kecamatan Sambeng.

Untuk Nufa Market, selama 2017 mereka mengapalkan sebanyak 30 ribu kilogram kerupuk olahan ikan, 420 ribu kilogram beras super, 10 ribu kilogram olahan jagung dan 13 ribu kilogram olahan ikan kering. Negara tujuan ekspornya meliputi Malaysia, Korea dan Saudi Arabia.jir

Berita Populer