•   Minggu, 5 April 2020
Otonomi Daerah

Anggota DPR Bambang Haryo Sidak Proyek PISEW Desa Penatarsewu Sidoarjo

( words)
Bambang Haryo (baju putih) saat tinjau proyek PISEW di Desa Penatarsewu Tanggulangin Sidoarjo


SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Tak ingin proyek yang didanai APBN terlambat penyerapan dan penyelesaiannya, anggota Komisi V DPR RI Ir Bambang Haryo Soekartono, Sabtu (27/7/2019) melakukan inspeksi program PISEW 2019 di Desa Penatarsewu Tanggulangin Kab Sidoarjo.
Dengan mengenakan baju putih lengan panjang dan peci hitam, Bambang Haryo blusukan di lokasi program plengsengan dan pavingisasi ini yang menelan dana Rp 600 juta dan digarap secara swakelola oleh warga setempat.
"Alhamdulilah program PISEW di Desa Penatarsewu ini sudah berjalan, dan pekerjaannya juga cukup bagus,” tutur Bambang di lokasi.
Ditemani Sekdes dan beberapa staff serta pendamping progran Pisew dari Desa Penatarsewu, Bambang Haryo sesekali mengecek kondisi plengsengan yang terlihat masih basah.
Sesekali berbincang dengan pendamping program Pisew, politisi Gerindra ini terlihat puas dengan pekerjaan plengsengan itu.
“Kita harapkan bulan September 2019 sudah tuntas pekerjaan ini, karena memang sangat dibutuhkan masyarakat,”ungkap Bambang yang siap maju dalam pilbup Sidoarjo tahun 2020.
Bambang Haryo menegaskan, bahwa program Pisew ini juga untuk penguatan dana desa yang ada.
Apalagi menurut Bambang, anggaran dana desa yang di Kabupaten Sidoarjo, terbilang paling kecil se Indonesia.
“Di kabupaten lain dana desanya sudah diatas Rp 1 miliar, sedangkan di Sidoarjo masih sekitar Rp 700 juta. Ini harus terus ditambah,” tegas Bambang Haryo.
Dari data yang ada, proyek plengsengan saluran pembuangan air sungai untuk pengairan sawah ini sepanjang 500 meter, terbagi dalam dua titik untuk Desa Kalidawer 360 m dan Desa Penatarsewu 160 meter.
Untuk program pavingisasi sepanjang 2 Km, yang juga menghubungkan Desa Penatarsewu dengan Desa Kalidawer, dengan total anggaran Rp 600 juta. "Kita mendorong Kementrian PUPR untuk segera menyerap dana PISEW ini, karena program ini sangat dibutuhkan warga desa guna mengembangkan ekonomi masyarakat sekitar," katanya.
Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) merupakan kegiatan infrastruktur yang mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan permukiman skala perdesaan dan meningkatkan kualitas permukiman perdesaan (78.384 ha, target nasional), melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat. Sejalan dengan hal tersebut, program PISEW memberikan stimulasi melalui pembangunan/perbaikan infrasturktur dasar sosial ekonomi berupa infrastruktur transportasi, air minum dan sanitasi, penunjang produksi pertanian dan industri, dan peningkatan prasarana pendukung pemasaran pertanian, perternakan, perikanan, industri dan pendukung kegiatan pariwisata. sg

Berita Populer