Aksi Tak Senonoh Seorang Pria di ATM di Banyuwangi Viral, Polisi Masih Seli

SURABAYAPAGI.COM, Banyuwangi –Setelah aksi cabul pelemparan sperma yang terjadi di Tasik terungkap, aksi tak senonoh juga terjadi di Banyuwangi. Kali ini aksi tak senonoh dilakukan seorang pria di Banyuwangi.

Video berdurasi 30 detik seorang pria sedang memainkan alat vitalnya di dalam ATM beredar di media sosial dan grup WhatsApp warga Banyuwangi. Pria itu telanjang, sementara baju, celana dan sandalnya tergeletak di lantai.

Video yang viral itu menggegerkan warga Banyuwangi. Aksi cabul yang dilakukan di tempat umum tersebut diduga terjadi pada 3 hari yang lalu.

Mendapati laporan mengenai aksi tak senonoh yang dilakukan seorang pria di ATM, pihak kepolisian mengaku telah melakukan penyelidikan. Pihaknya akan mencari saksi atas aksi tak senonoh di sekitar Pasar Sumberayu, Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar, Banyuwangi itu.

"Ya kita masih lidik," ujar Kapolsek Muncar AKP Jainuri, sabtu (23/11).

Jainuri mengaku mengetahui video pria onani di ATM yang viral dari wartawan. "Saya baru tau ini. Kita akan cek kebenarannya," tambahnya.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan bank pemilik ATM, untuk mengetahui siapa pria yang onani tersebut. "Pastinya kita koordinasi dengan Bank tersebut," ujarnya.

**foto**

Seorang pedagang buah yang setiap harinya berjualan di sekitar ATM bernama Suyati membenarkan peristiwa kejadian tersebut. ATM itu berada di Jalan Raya Sumberayu, Kecamatan Muncar.

"Kira-kira 3 hari yang lalu. Ramai (viral) memang orang di sini waktu itu," ujar Suyati kepada wartawan, Minggu (24/11/2019).

Menurutnya, aksi tak senonoh itu baru kali ini terjadi. Ia menjelaskan, jika sudah pukul 21.00 WIB, di sekitar lokasi jarang ada warga yang lalu lalang.

Di kawasan yang masuk Desa Sumberberas ini, pelaku melakukan onani pada Rabu (20/11) malam. Antara pukul 21.00 hingga 22.00 WIB.

Berdasarkan penuturan Suyati, saat pria teresebut melakukan aksinya sempat ditegur oleh satpam, namun pria tersebut tidak diamankan.

"Waktu itu yang negur satpam, tapi tidak ditangkap," sambungnya.