Aksera Ajak Masyarakat Bermain Cat dan Tanah Liat

Pengunjung melukis botol bekas hingga bermain tanah liat di Jalan Dukuh Kupang XXVII/20 Surabaya, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (17/9/2020).SP/Patrik Cahyo

SURABAYAPAGI, Surabaya - Akdemi Seni Rupa Surabaya atau yang lebih di kenal sebagai Aksera kini kembali di hidupkan kembali oleh para alumni, praktis, maupun keluarga keluarga besar Aksera.

Mengadakan bermain bersama masyarakat dengan mengajak melukis botol hingga bermain tanah liat. Berlokasi di Jl. Dukuh Kupang XXVII/20 Surabaya. Acara tersebut tidak ikuti oleh kaum muda, melainkan anak-anak, remaja, dan orang dewasa.

Juru bicara Aksera, Cak Goblah mengatakan bila ingin memberikan kegiatan positif dan menyenangkan kepada masyarakat.

"Ingin ngajak main-main saja, seperti bermain cat dan tanah liat. Kami ingin mengenalkan kegiatan positif selama pandemi," katanya.

Ia juga menuturkan bila Aksera kembali di hidupkan oleh rekan-rekan sejawat pada tahun 2020, dimana masa pandemi seperti ini membuat mereka kembali bersemangat dan berusaha untuk kembali berproses.

"Teman-teman seni rupa, musik juga, ada lintas disiplin ilmu juga. Segmentasi kami untuk umum, nisi awalnya untuk memperkenalkan Aksera," tuturnya.

Aksera_Bermain_Tanah_Liat_Patrik_(6)

Rendy yang merupakan pihak pelaksana mengatakan bila tema yang di angkat ialah dengan ayo belajar bersama suka-suka, berkreasi dengan tanah liat dan melukis di botol kaca.

"Jangka panjang botol ini akan di kolaborasikan dengan peminat tumbuhan dan akan di jual untuk operasional Aksera ini, namun karya yang dibuat hari ini bisa dibawa pulang," terangnya.

Rendy menambahkan bila berjalannya acara tersebut lantaran turut di support oleh rekan-rekan maupun pemilik caffe yang menyumbangkan botol-botol kaca bekas kepada mereka.

Kedepannya Aksera juga akan mengadakan workshop batik dengan proses pengumpulan material serta konsep acara.

Cak Goblah juga berharap bila kedepannya bisa memperkenalkan kesenian kepada masyarakat umum, sebab menurutnya kesenian merupakan sesuatu hal yang menyenangkan untuk di pelajari.

Aksera_Bermain_Tanah_Liat_Patrik_(2)

Sementara itu, Ma'rifatul warga Lidah Wetan yang mengikuti acara tersebut mengaku senang sebab rasa bosan yang ia alami selama masa pandemi bisa sedikit terobati dengan mengikuti acara tersebut.

"Saya bosan selama pandemi, ketika ada info melukis botol kaca saya langsung tertarik dan datang kemari," katanya.

Hal senada juga di ungkapkan oleh Putri, dirinya mengatakan bila merindukan suasana berkumpul bersama dengan melakukan hal-hal positif, khususnya di kesenian.

"Saya rindu kumpul bersama dengan teman-teman pada acara seperti ini. Bermain lalu bertemu kawan baru. Ini hal positif yang saya mulai kembali selama mas pandemi," pungkasnya. (Byt)