•   Jumat, 10 April 2020
Peristiwa Nasional

Akibat Luapan Sungai Marmoyo, Empat Desa di Jombang Terendam Air

( words)
Air yang menggenangi di jalan Dusun Gedong, Desa Jatigedong, Ploso, Jombang. (SP/M. Yusuf)


SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Akibat Hujan yang mengguyur wilayah Jombang, Jawa Timur pada Senin, (6/01/2020) kemarin sore hingga malam, sejumlah desa di Kecamatan Ploso terendam banjir.


Image

Ada empat desa di Kecamatan Ploso yang terendam banjir, yakni Desa Rejoagung, Gedungombo, Pandanblole, Daditunggal dan Jatigedong. Banjir tersebut disebabkan oleh luapan Sungai Marmoyo.

Camat Ploso, Siwigyo mengatakan, banjir menggenangi pemukiman warga namun tidak banyak. Yang paling parah Desa Jatigedong. Untuk lahan persawahan sekitar 15 hektar terendam air.

"Selain itu, banjir juga merendam dua sekolah di Desa Jatigedong. Yakni MI Nizhamiyah dan SMPN 2 Ploso. Ketinggian air mencapai 40 sentimeter atau selutut orang dewasa," katanya, kepada jurnalis, Selasa (7/01/2020).

Siwigyo menjelaskan, meskipun terendam air, aktivitas belajar mengajar di dua sekolah tersebut tetap berjalan seperti biasa. Air hanya menggenangi bagian halaman sekolah.

"Meluapnya Sungai Marmoyo dan anak sungainya, akibat dari hujan deras yang turun pada Senin malam kemarin. Sungai tersebut melintang di beberapa desa di Kecamatan Ploso," jelasnya.


Image

Sementara, Kepala Seksi (Kasi) Kesiapsiagaan dan Penanggulangan Bencana BPBD Jombang, Gunadi menjelaskan, data BPBD Jombang hingga siang ini banjir masih menggenangi dua desa di Kecamatan Ploso.

"Untuk di Desa Rejoagung, ketinggian air masih berada pada kisaran 20-25 sentimeter. Sedangkan di Desa Jatigedong, ketinggian air masih mencapai 30 sentimeter," jelasnya.

Gunadi menegaskan, potensi puncak hujan akan terjadi pada bulan Januari dan Februari. "Untuk itu saya berharap, agar masyarakat tetap waspada," pungkasnya.(suf)

Berita Populer