AHY Kagumi Program Machfud Arifin Makmurkan Kota Surabaya

AHY saat mensupport paslon Machfud-Mujiaman menang di Kota Surabaya bersama jajarang pengurus Demokrat, Kamis (26/11/2020).SP/RKO

SURABAYAPAGI, Surabaya - Ketua Umum Partai Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono sedang berbangga hati saat datang ke Surabaya. Ia menyaksikan sendiri serta mempelajari program atau visi misi yang digagas Pasangan Calon Walikota Surabaya Machfud Arifin - Mujiaman (MAJU) untuk memakmurkan warga Kota Surabaya.

 "Saya mempelajari satu persatu Visi Misi (Machfud Arifin-Mujiaman), sangat aspiratif dan mengakomodir kepentingan rakyat dan untuk kemajuan Kota Surabaya," jelas politisi yang biasa dipanggil AHY ini, saat bertemu dengan paslon MAJU di Surabaya, 26/11/2020. 

AHY berkeyakinan, warga Surabaya akan memenangkan pasangan No urut 02 ini pada pilkada 9 Desember 2020 mendatang. Hal ini sesuai engan Keinginan Partai Demokrat untuk merebut kemenangan di Pilwali Surabaya sudah dinanti sejak 20 tahun silam. AHY mengaku bahwa partainya ingin memenangkan paslon Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno di Surabaya. "Saya selalu menanyakan progres Pilkada Surabaya. Kenapa? karena ini kota sangat penting, vital dan strategis. Kita tahu potensi yang dimiliki Surabaya," katanya dihadapan awak media yang hadir.  

Kedatangan putra pertama Presiden ke-6 Republik Indonesia Jenderal TNI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), AHY didampingi jajaran pengurus DPP partai berlambang Bintang Mercy, salah satunya Bendahara Umum Renville Antonio, Pengurus Harian Agust Jovan Latuconsina, Direktur Eksekutif Sigit Raditya dan Irawan S Leksono selaku Koordinator Zona Wilayah Jawa III Satgas Pilkada Partai Demokrat. Sedangkan, Sekretaris DPD Partai Demokrat Jatim Bayu Airlangga dan Ketua DPC Partai Demokrat Surabaya Lucy Kurniasari tampak hadir mendampingi.

 AHY mengaku Sembilan program yang diusung Machfud Arifin-Mujiaman bisa untuk diimplementasikan di Kota Surabaya. Seperti Program SUPER ULTRA (stimulus pemberdayaan usaha dan keluarga sejahtera). Menurut AHY, yang menjadi perhatian yakni para pelaku UMKM yang kini terdampak pandemi Covid-19. 

 "Mengalokasikan dana APBD untuk inkubasi UMKM, baik itu permodalan, pembimbingan dan pemasaran. Karena para pelaku UMKM yang sangat terdampak pandemi ini bisa dibantu melalui program-program Super Ultra. Ini Stimulus yang ditawarkan oleh paslon MaJu," ujarnya. 

Lanjut Mantan Kogasma ini, ada Program SEROJA (Sehat Raganya, Optimis Jiwanya). Menurut dia, tentu yang paling penting hari ini bagaimana meyakinkan warga Surabaya itu sehat dan bebas dari Covid-19. "Mudah-mudahan Pak Machfud dan Pak Mujiaman kalau terpilih yang zona merah itu menjadi hijau. Artinya pendekatannya manusia diselamatkan," jelasnya. 

"Kalau Mantan Kapolda pasti utamanya manusia. Kalau ekonomi bisa dibangkitkan, kalau manusia meninggal tidak bisa dibangkitkan. Nah, kalau masalah keamanan, beliau paling jago dan tidak ada lawannya disini," tambahnya. 

Lalu Program JENIUS (Jenjang Pendidikan Berlanjut dan Guru Sejahtera). Intinya, kata AHY, bagaimana kualitas pendidikan juga meningkat. Apalagi adanya pembelajaran jarak jauh (PJJ). Pasalnya, masih banyak sekali masyarakat yang belum tersentuh akses internet. 

"Jangankan berbicara perangkat digital, makan sehari-hari saja masih sangat sulit. Nah, saya yakin pendekatan yang dilakukan MAJU tentunya untuk memastikan anak didik kita tentu harus mendapatkan perhatian oleh Walikota. Mengapa, karena melalui mereka kita berharap ke depan generasi kita lebih siap untuk menghadapi tantangan abad 21 ini," kata AHY.

Dari keseluruhan program yang berjumlah sembilan tersebut, AHY memberikan instruksi kepada seluruh kader Demokrat untuk memenangkan paslon Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno. "Tidak ada agenda lain selain kita berupaya sekuat tenaga untuk bisa memenangkan paslon MAJU, untuk Surabaya lebih baik lagi," tegasnya. 

Usai melakukan pertemuan dengan Machfud-Mujiaman, AHY juga menemui Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Wakil Gubernur Emil E Dardak yang juga ketua DPD Partai Demokrat Jatim di Gedung Negara Grahadi. Pada Pilgub 2018 lalu Partai Demokrat adalah pengusung utama pasangan Khofifah-Emil. "Bu Khofifah dan Mas Emil Dardak adalah keluarga kita sendiri, silaturahmi dan saling support di bidang politik akan terus kita jalin bersama,"  pungkas AHY. rko