720 Tahun Surabaya, Diakui Internasional

 

Next

SURABAYA (Surabaya Pagi) - Kota Surabaya kini telah memasuki usia 720 tahun. Dalam perjalanan ke depan, masih banyak tantangan yang harus dihadapi kota ini agar tetap berkembang serta menjelma menjadi kota maju. Untuk menggapai tujuan itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini punya jurus jitu, yakni kerja keras dan tidak mudah putus asa.

Dia mengatakan, selama ini, banyak orang dari luar Surabaya mengakui bahwa warga Kota Pahlawan merupakan tipikal pekerja keras yang ngeyel. Semangat tidak mudah putus asa dalam mencapai suatu tujuan juga identik dengan karakter perjuangan arek-arek Suroboyo. Hal inilah yang dipandang Risma -sapaan wali kota- sebagai keunggulan yang harus dimaksimalkan.

Warga Surabaya harus bisa memaksimalkan potensi yang ada. Kita harus berpikir out of the box tidak hanya memikirkan jangka pendek tapi juga jangka panjang. Mengingat, Kota Surabaya kini sudah banyak diperhitungkan di skala internasional, ujarnya saat upacara peringatan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-720 di Taman Surya, Jumat (31/5).

Dikatakan Risma, Surabaya sudah terkenal sebagai kota yang cantik. Para tamu yang berasal dari luar kota maupun luar negeri, memberikan pujian terhadap tampilan kota. Kebanyakan mereka terkesan atas penataan kota dan pengelolaan lingkungan.

Sementara itu, upacara peringatan HJKS ke-720 sangat kental nuansa Suroboyo-an. Betapa tidak, seluruh kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemkot Surabaya termasuk para camat dan lurah tampil beda. Mereka mengenakan busana tradisional yang biasa dikenakan cak dan ning.

Next

Upacara yang dihadiri Forum Pimpinan Daerah, DPRD Surabaya, para tamu, dengan pidato Wali Kota, yang banyak membahas tentang peningkatan kualitas pendidikan serta pelayanan kesehatan yang menyapa seluruh keluarga tidak mampu melalui program Jamkesmas non kuota.

Usai upacara, acara dilanjutkan dengan pesta rakyat di Taman Surya. Di sini, para undangan berbaur dengan warga, menikmati sajian kuliner secara gratis. Total ada 62 stan yang menawarkan aneka hidangan khas Surabaya. Antara lain, Semanggi, Rujak Cingur, Lontong Balap, Tahu Campur, Kupang Lontong, hingga Nasi Goreng. Tak ketinggalan, Pecel, Bakso, Sate Klopo, Soto Ayam, Soto Daging dan juga Kare kambing.
Siti Rahayu (36), warga Gubeng yang datang ke Taman Surya bersama anaknya mengatakan, pesta rakyat tersebut menandakan bahwa perayaan HJKS ke-720 tahun ini merupakan milik bersama warga Kota Surabaya.

Sementara anggota DPRD Kota Surabaya, Mochamad Anwar mengatakan, Kota Surabaya telah mengalami kemajuan luar biasa..ov
Next



Komentar Anda



Berita Terkait