•   Minggu, 15 Desember 2019
Otonomi Daerah

9 SMP di Kota Blitar Dirazia

( words)
Razia yang dilakukan petugas di salah satu sekolah di Kota Blitar.


SURABAYAPAGI.COM,Blitar- Dalam rangka mencegah peredaran narkoba sejak dini, razia digelar di sejumlah sekolah di Kota Blitar. Sedikitnya sembilan SMP didatangi petugas gabungan.

"Razia ini untuk mencegah peredaran narkoba di kalangan pelajar," ujar Warnoto, selaku juru bicara tim satuan tugas Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) kepada wartawan, Kamis (25/7/2019).

Para pelajar langsung dibariskan. Di belakang meja masing masing mereka diminta membuka tas sekolah. Penggeledahan di dalam kelas itu dilakukan dengan memeriksa sekaligus mengeluarkan isi tas.

Mulai buku, wadah alat tulis sampai bekal makanan, tidak luput dari pemeriksaan. "Intinya kita tidak ingin kecolongan," kata Warnoto. Narkoba memang tidak ditemukan. Namun petugas mendapati kosmetik, rokok, vapor atau rokok elektrik, kapsul suplemen, dan ponsel.

Sesuai aturan sekolah, semua benda itu, yakni termasuk ponsel dilarang dibawa ke sekolah. "Memang tidak ada narkoba. Namun ditemukan benda benda yang tidak patut dibawa ke sekolah," papar Warnoto.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Satpol PP Kota Blitar, Hakim Sisworo meminta sekolah membina siswa yang kedapatan membawa rokok. "Kami minta sekolah melakukan pembinaan," katanya.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Blitar, Dindin Alinurdin mengapresiasi langkah razia yang digelar petugas gabungan tersebut.

Menurutnya perang narkoba di kalangan pelajar harus dilakukan sedini mungkin. Terkait temuan siswa membawa benda tidak patut, pihaknya menyerahkan sepenuhnya ke sekolah terkait. "Kita mengapreasi langkah antisipasi itu," ujarnya.les

Berita Populer