16 Perwira Tinggi TNI Naik Pangkat

 

JAKARTA (Surabaya Pagi) -- Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono menerima Laporan Korps Kenaikan Pangkat 16 Perwira Tinggi (Pati) TNI, di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (2/10). Mereka terdiri dari 10 pati dari Angkatan Darat, 3 dari Angkatan Laut, dan 3 dari Angatan Udara.

Menurut Agus, makna kenaikan pangkat prajurit TNI merupakan wujud penghargaan Negara dan TNI atas prestasi yang telah dicapai, sekaligus menuntut padanya untuk terus meningkatkan kinerja dan tanggung jawab seiring tingkatan pangkat yang disandangnya.

Para pati ini dituntut meningkatkan profesionalitas dan mengembangkan wawasan, guna melahirkan pemikiran-pemikiran strategis di hadapkan kepada perkembangan lingkungan global dan regional, yang memiliki kecenderungan berpengaruh terhadap kondisi nasional, khususnya yang menjadi bidang tugas TNI.
Pati dari TNI AD yang naik pangkat adalah Letjen Waris (Sekjen Wantannas), Mayjen Edy Susanto (Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Politik Lemhannas), Mayjen Setyo Sularso (Pangdivif-2 Kostrad), Mayjen Doni Munardo (Danpaspampres), Brigjen Kamiso Miran (Pa Sahli Tk II Ekku Sahli Bidang Ekkudag Panglima TNI), Brigjen Hadi Prasojo (Danpussenarhanud Kodiklat TNI AD), Brigjen Djoko Subandrio (Irben Itjenad), Brigjen TNI Asrobudi, SIp (Kasdivif-1 Kostrad), Brigjen TNI Tatang Sulaiman (Wadan Pussenif Kodiklat TNI AD), dan Brigjen TNI Moch Afifuddin (Danpuspenerbad).

Dari TNI Angkatan Laut, Mayjen (Mar) Achmad Faridz Washington (Dankormar), Brigjen (Mar) Budianto Sutarto (Inspektur Basarnas), dan Brigjen (Mar) R Gatot Suprapto (Danpasmar I Kormar).
Dari TNI Angkatan Udara, Marsma Darlis Pangaribuan, MSc (Kapuslitbangiptekhan Balitbang Kemhan), Marsma M Sigalingging (Kadisinfolahtaau), dan Marsma Supomo (Pembantu Deputi Lingstranas Setjen Wantannas). -kcm Next »


JAKARTA (Surabaya Pagi) -- Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono menerima Laporan Korps Kenaikan Pangkat 16 Perwira Tinggi (Pati) TNI, di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (2/10). Mereka terdiri dari 10 pati dari Angkatan Darat, 3 dari Angkatan Laut, dan 3 dari Angatan Udara.

Menurut Agus, makna kenaikan pangkat prajurit TNI merupakan wujud penghargaan Negara dan TNI atas prestasi yang telah dicapai, sekaligus menuntut padanya untuk terus meningkatkan kinerja dan tanggung jawab seiring tingkatan pangkat yang disandangnya.

Para pati ini dituntut meningkatkan profesionalitas dan mengembangkan wawasan, guna melahirkan pemikiran-pemikiran strategis di hadapkan kepada perkembangan lingkungan global dan regional, yang memiliki kecenderungan berpengaruh terhadap kondisi nasional, khususnya yang menjadi bidang tugas TNI.
Pati dari TNI AD yang naik pangkat adalah Letjen Waris (Sekjen Wantannas), Mayjen Edy Susanto (Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Politik Lemhannas), Mayjen Setyo Sularso (Pangdivif-2 Kostrad), Mayjen Doni Munardo (Danpaspampres), Brigjen Kamiso Miran (Pa Sahli Tk II Ekku Sahli Bidang Ekkudag Panglima TNI), Brigjen Hadi Prasojo (Danpussenarhanud Kodiklat TNI AD), Brigjen Djoko Subandrio (Irben Itjenad), Brigjen TNI Asrobudi, SIp (Kasdivif-1 Kostrad), Brigjen TNI Tatang Sulaiman (Wadan Pussenif Kodiklat TNI AD), dan Brigjen TNI Moch Afifuddin (Danpuspenerbad).

Dari TNI Angkatan Laut, Mayjen (Mar) Achmad Faridz Washington (Dankormar), Brigjen (Mar) Budianto Sutarto (Inspektur Basarnas), dan Brigjen (Mar) R Gatot Suprapto (Danpasmar I Kormar).
Dari TNI Angkatan Udara, Marsma Darlis Pangaribuan, MSc (Kapuslitbangiptekhan Balitbang Kemhan), Marsma M Sigalingging (Kadisinfolahtaau), dan Marsma Supomo (Pembantu Deputi Lingstranas Setjen Wantannas). -kcm Next »










Komentar Anda



Submit

Berita Terkait