FUI Demo Tolak RUU Gender

 

JOMBANG - Menganggap bahwa RUU Gender syarat kepentingan asing dan tidak sesuai dengan budaya bangsa, Forum Umat Islam (FUI) Jombang melakukan unjukrasa di depan gedung DPRD setempat, Jum’at (8/6) kemarin. Begitu datang di gedung dewan, massa FUI langsung membeber poster dan juga spanduk tuntutan. Sedangkan massa lainnya memasuki kantor dewan untuk melakukan hearing.

"Setelah melakukan telaah, kami menolak RUU KG/KKG (Kesetaraan dan Keadilan Gender)," kata Siswanto, salah satu tokoh FUI.

Menurut Siswanto, pasal-pasal yang tertuang dalam draft RUU yang saat ini digodok oleh DPR RI tersebut memuat aturan yang subtansinya bertentangan dengan ajaran Islam. Semisal definisi gender. Dalam draft tersebut dijelaskan bahwa hubungan antara laki-laki dan perempuan ditentukan oleh nilai-nilai sosial budaya. Padahal, lanjutnya, dalam Islam hubungan tersebut ditentukan oleh syariat yang mengaturnya.

"Sebab kesetaraan dan keadilan dalam Islam bukan berarti persamaan antara laki-laki dan perempuan. Namun ada syariat yang mengaturnya. Oleh karena itu, seluruh ketentuan dalam pasal RUU terkit definisi gender wajib ditolak," tegasnya.

Selain itu, menurut Siswanto, gambaran kemajuan dan peran perempuan dalam RUU KKG sangat berlebihan. Praktis, hal itu memaksa keterlibatan perempuan dalam ruang publik, di lembaga pemerintahan, serta non pemerintahan. Padahal kondisi tersebut justru merendahkan makna perempuan sebagai ibu dan pendidik anak-anak di rumah.

"Intinya, RUU ini sangat liberal karena tidak menyebutkan agama sebagai azasnya. Kami mendesak agar semua anggota DPR RI tidak melanjutkan pembahasan RUU gender," pungkas Siswanto.jb1



Komentar Anda