•   Rabu, 29 Januari 2020
Kriminal

800 Gram Sabu Asal Malaysia Disita, Peredaran Dikendalikan dalam Lapas

( words)
Kabid Pemberantasan BNNP Jatim saat menangkap dua tersangka di dalam hotel


SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Timur terus berupaya maksimal memerangi peredaran narkotika di wilayah Jawa Timur khususnya. Kali ini giliran peredaran sabu-sabu yang terkoneksi dengan dua Lapas di Indonesia.Pengungkapan peredaran narkotika itu diawali dari informasi masyarakat. Berbekal informasi itu, Bidang Pemberantasan BNNP Jawa Timur yang dipimpin oleh AKBP Wisnu Chandra melakukan pemetaan. Dari pantauan petugas, barang asal Malaysia tersebut teridentifikasi masuk melalui pelabuhan di Kepulauan Riau, selanjutnya, dua kurir dipersiapkan oleh bandar dari lapas kelas II Tanjungpinang Riau. Keduanya adalah AI (34) warga Bengkong Baru RT 1/4 Kecamatan Bengkong Kota Batam, Kepulauan Riau dan perempuan berinisial EDS (26) Perum Bumi Jati Elok Blok A5 Pagedangan Purworejo. Keduanya mengirimkan paket sabu seberat 800 gram itu ke Surabaya melalu jalur darat."Selanjutnya di Surabaya, mereka sudah ditunggu oleh seorang berinisial IS yang juga dikendalikan dalam lapas Porong Sidoarjo," beber Kabid Pemberantasan BNNP Jatim, AKBP Wisnu Chandra, Jumat (3/8) sore.Lebih lanjut,IS yang merupakan warga Dupak Bangunrejo,Surabaya itu ditangkap lebih dulu bersamaan dengan JPS alias James di Sedati,Sidoarjo, 20 Juli 2018 sore. IS yang merupakan anak buah dari Kuryadi di lapas Porong, diminta petugas untuk melanjutkan transaksi dengan dua tersangka AI dan EDK pada 2 Agustus 2018 di sebuah hotel."Kami kembangkan terus ke beberapa wilayah di luar Jawa Timur,mengingat intensitas barang yang masuk kepada mereka cukup tinggi," tandas Wisnu.Selain mengamankan para tersangka, petugas pemberantasan BNNP Jatim itu juga menyita sejumlah barang bukti, diantaranya adalah 800 gram dan 250 gram narkotika jenis Methaphetamine (sabu), empat unit handphone, satu unit R2 Yamaha Jupiter Z, empat lembar ATM, satu lembar bill kamar hotel atas nama EDK.fir

Berita Populer