Keris Umur 900 Taun Dipamerno

 

Banyuwangi- Menyambut Hari Jadi Banyuwangi ke 240 Tahun 2011 ini, beberapa paguyuban kolektor dan penggemar keris dan benda pusaka di Banyuwangi menggelar pameran di Pelinggihan Budhaya, Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi. Ada sekitar 300-an keris dan benda-benda pusaka lainnya yang dipamerkan dalam acara tersebut. Salah seorang kolektor benda pusaka, Thomas Racharto, mengungkapkan, salah satu pusaka yang turut dipamerkan itu adalah “Keris Bethok Singosari” yang berusia sekitar 900-an tahun.

Pameran yang akan berlangsung hingga tanggal 18 Desember 2011 mendatang itu juga akan dilengkapi dengan acara ceramah dan diskusi bagi kalangan pelajar, mahasiswa dan umum. Menurut Thomas Racharto, selain sebagai upaya pelestarian dan pengembangan budaya, acara ceramah dan diskusi tersebut juga dimaksudkan untuk menghilangkan kesenjangan budaya antara generasi sekarang dengan para pendahulunya.

Gagasan untuk mengenalkan benda-benda pusaka dan latar-belakang sejarahnya kepada para pelajar itu ternyata mendapat sambutan positif, termasuk dari Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi.di

Banyuwangi- Menyambut Hari Jadi Banyuwangi ke 240 Tahun 2011 ini, beberapa paguyuban kolektor dan penggemar keris dan benda pusaka di Banyuwangi menggelar pameran di Pelinggihan Budhaya, Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi. Ada sekitar 300-an keris dan benda-benda pusaka lainnya yang dipamerkan dalam acara tersebut. Salah seorang kolektor benda pusaka, Thomas Racharto, mengungkapkan, salah satu pusaka yang turut dipamerkan itu adalah “Keris Bethok Singosari” yang berusia sekitar 900-an tahun.

Pameran yang akan berlangsung hingga tanggal 18 Desember 2011 mendatang itu juga akan dilengkapi dengan acara ceramah dan diskusi bagi kalangan pelajar, mahasiswa dan umum. Menurut Thomas Racharto, selain sebagai upaya pelestarian dan pengembangan budaya, acara ceramah dan diskusi tersebut juga dimaksudkan untuk menghilangkan kesenjangan budaya antara generasi sekarang dengan para pendahulunya.

Gagasan untuk mengenalkan benda-benda pusaka dan latar-belakang sejarahnya kepada para pelajar itu ternyata mendapat sambutan positif, termasuk dari Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi.di







Komentar Anda



Submit

Berita Terkait