•   Senin, 18 November 2019
Peristiwa Politik

7 Tokoh Berebut Rekom NasDem, Sholahuddin Ajak Bangun Politik Peradaban

( words)
Ketua Tim 9 Pemenangan Kaji Sholahuddin, H. Achmad Ilham saat menyerahkan formulir pendaftaran kepada ketua NasDem Kaharudin. FOTO:SP/MUHAJIRIN KASRUN


SURABAYA PAGI, Lamongan - Sebanyak 7 tokoh bakal calon bupati dan wakil bupati resmi berebut rekomendasi dari partai NasDem, seiring dengan telah dikembalikannya berkas pendaftaran ke kantor NasDem di hari terakhir, Rabu (23/10/2019).

Ke tujuh tokoh yang sudah mengembalikan berkas pendaftaran diantaranya, H. Suhandoyo (mantan anggota DPRD Prov Jatim), KH Biin Abdussalam (Mantan Ketua PCNU Lamongan), H. Sholahuddin (Sekretaris Pribadi Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin), H. Yuhronur Efendi (Sekda Lamongan), Hj Kartika Hidayati (Wabup Lamongan), H. Kaharudin (Ketua DPD Nasdem Lamongan), dan Sa’im (Ketua DPC PDIP Lamongan).

Dari 7 tokoh yang sudah mengembalikan formulir pendaftaran tersebut, seperti disampaikan oleh Kaharudin, 6 diantaranya mendaftar sebagai calon bupati termasuk dirinya, dan hanya seorang yang mendaftar sebagai calon wakil bupati yakni Sa’im.

Setelah pendaftaran ini ditutup, kata Kaharudin pihak nya akan melakukan rapat pleno dan menyerahkan nama-nama itu ke DPW NasDem Jawa Timur. "Kita pleno tanggal 29 Oktober 2019, dan hasil pleno itu nantinya akan kita sampaikan ke DPD," kata Kaharudin.

Saat disinggung siapa kira-kira yang berpeluang mendapatkan rekom, mantan ketua DPRD Lamongan ini enggan menyebutkan, ia hanya menyatakan semua calon yang mendaftar ke NasDem punya peluang sama, dan semuanya sudah memenuhi kriteria." Semuanya punya peluang sama," akunya.

H. Sholahuddin saat dihubungi menyebutkan, dirinya maju sebagai calon bupati tidak sekedar bagaimana bisa menang dalam pilkada mendatang, tapi juga berkeinginan untuk membangun politik peradaban, yang tetap menjujung tinggi nilai-nilai agama dan etika berpolitik, karena semuanya adalah saudara.

Lebih jauh kata pria yang juga sekretaris pribadi wakil presiden KH. Ma’ruf Amin ini menegaskan, siapapun calon yang maju tentu kepingin menang dalam pilkada yang digelar pada 23 September 2020 mendatang. Untuk meraih kemenangan hindari politik yang mengadu domba, dan membenturkan konstituen.

"Saatnya pilkada ini kita jalankan dengan damai riang gembira dan ini hanyalah sebuah kompetisi yang tentu ada pemenangnya, yang terpenting bisa sama-sama membangun politik peradaban yang mengedepankan etika berpolitik," kata Sholahuddin sambil menegaskan semua itu demi kepentingan masyarakat secara umum untuk membawa Lamongan semakin baik kedepanya.

Sedangkan Yuhronur Efendi dalam kesempatan itu mengungkapkan, ia mencalonkan diri sebagai cabup, tentu niatnya adalah ingin mensejahterakan masyarakat. Dan partai NasDem diharapkan bisa membantu mewujudkan itu dengan memberikan rekomnya."Kami ingin tingatkan kesejahteraan masyarakat Lamongan," ungkapnya.

Kartika Hidayati usai menyerahkan formulir pendaftaran menyebutkan, proses politik ini tetap kita jalankan, dan semua partai tentu kepingin calon nya menang. Artinya partai akan memberikan rekom nya salah satunya berdasarkan survey.

Untuk itu ia mengajak semuanya untuk mengawal demokrasi dengan demokrasi yang sesunguhnya di Indonesia. "Jangan biarkan pendiri -pendiri negeri ini menangis karena rusaknya demokrasi," kata Kartika yang saat ini masih menjabat sebagai wakil bupati Lamongan.

Sementara itu, Saim ketua DPC PDIP Lamongan yang ikut mengembalikan formulir ke NasDem menyebutkan, kalau dirinya hanya mendaftar sebagai bacawabup bukan bacabup. "Kami daftar sebagai bacawabup dan kami ingin mengabdi untuk Lamongan," terangnya.jir

Berita Populer